Wiranata, Aditiya (2026) Analisis Perbaikan Kualitas Keripik Tempe di UMKM Rumah Organik Jember dengan Metode QFD. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (175kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1. Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (213kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (218kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
TA RUMAH ORGANIK JEMBER PR.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang perdagangan dan olahan pangan dalam skala rumah tangga. UMKM yang berada di Kabupaten Jember sebagai salah satu tempat produksi olahan tempe home industry yaitu Rumah Organik Jember. UMKM ini memproduksi Keripik Tempe dengan kapasitas produksi 100kg/hari dengan libur produksi 1 hari. Penjualan mencapai 200-250 kemasan/hari dengan berat 250gram/kemasan. Peningkatan penjualan produk keripik tempe di UMKM Rumah Organik Jember dapat dilakukan melalui proses analisis kualitas produk pada keripik tempe di Rumah Organik Jember. Metode analisis kualitas yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan metode yang menggabungkan kebutuhan konsumen dengan keinginan dan permintaan terhadap produk yang ditawarkan untuk memperbaiki produk agar sesuai dengan keinginan konsumen berdasarkan atribut mutu produk dan respon perusahaan. Penelitian ini juga mempunyai tujuan mengenai kebutuhan konsumen yang harus dipenuhi melewati produk yang dikuesionerkan dan juga mampu meningkatkan kualitas terhadap produk secara kesuluruhan dengan metode pendekatan Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan hasil kuesioner pada tiap-tiap responden. Berdasarkan analisis dan perhitungan yang telah dilakukan, diketahui bahwa pada penerapan metode Quality Function Deployment (QFD) terdapat 11 (sebelas) atribut mutu yang harus diperbaiki, dan yang menjadi prioritas perbaikan adalah rasa, kerenyahan dan exp date. Bagian respon teknis yang menjadi prioritas perbaikan melalui penerapan metode Quality Function Deployment (QFD) adalah proses penggorengan.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
