Nurhayati, Putri (2026) Pengaruh Waktu Pra-Perlakuan Pulsed Electric Field terhadap Ekstraksi Pektin Kulit Pisang Ambon Berbasis Microwave. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan / Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (168kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (178kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (181kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pisang merupakan salah satu komoditas utama di Indonesia dengan tingkat produksi yang tinggi, sehingga berpotensi menghasilkan limbah kulit pisang dalam jumlah besar. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber pektin bernilai tambah yang banyak digunakan dalam industri pangan dan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pra-perlakuan Pulsed Electric Field (PEF) terhadap rendemen serta karakteristik kimia pektin kulit pisang ambon yang diekstraksi menggunakan metode microwave-assisted extraction (MAE). Perlakuan yang digunakan adalah variasi waktu pra-perlakuan PEF yaitu P0 (0 menit), P1 (1 menit), P2 (2 menit), P3 (3 menit), P4 (4 menit), dan P5 (5 menit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra-perlakuan PEF memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap rendemen pektin. Rendemen pektin yang dihasilkan pada perlakuan P0, P1, P2, P3, P4, dan P5 berturut-turut meliputi 10,35%; 11,45%; 10,92%; 15,09%; 14,12%; dan 12,43%, dengan nilai tertinggi pada perlakuan P3 dan terendah pada P0. Namun, peningkatan waktu pra-perlakuan lebih lanjut tidak meningkatkan rendemen secara signifikan, bahkan cenderung menurun akibat degradasi pektin. Sementara itu, pra-perlakuan PEF tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap karakteristik kimia pektin, meliputi berat ekuivalen, kadar metoksil, kadar asam galakturonat, dan derajat esterifikasi. Pektin yang dihasilkan tergolong pektin metoksil rendah dengan kadar metoksil berkisar 2,88–3,04% dan derajat esterifikasi kurang dari 50%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | kulit pisang ambon, pektin, Pulsed Electric Field (PEF), microwave-assisted extraction (MAE), rendemen. | ||||||
| Subjects: | 100 - Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) > 110 - Ilmu IPA > 112 - Kimia 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi) 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Putri Nurhayati | ||||||
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 08:54 | ||||||
| Last Modified: | 04 Jun 2026 08:54 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56151 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
