Pengendalian Kualitas Roti Sobek Dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di 99 Bakery

Lestari, Lisna Dwi (2026) Pengendalian Kualitas Roti Sobek Dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di 99 Bakery. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (101kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (171kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (238kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pertumbuhan industri bakery di Kabupaten Jember menuntut adanya pengendalian kualitas yang ketat. Salah satu pelaku usaha, 99 bakery menghadapi berbagai kendala kualitas pada produk roti sobek berupa kecacatan fisik seperti roti kempis, isian bocor, dan bentuk yang tidak proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan solusi atas permasalahan kecacatan tersebut dengan mengintegrasikan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil analisis SQC berdasarkan peta kendali ditemukan kecacatan produk yang signifikan pada periode 29 – 30 Januari dan 7 Februari 2026 (khususnya pada shift 2) dengan jumlah cacat mencapai 67 sampai 71 unit dari total sampel 100 roti. Masalah utama disebabkan oleh ketidaktelitian dalam penimbangan bahan, waktu fermentasi yang tidak sesuai atau prosedur kerja yang tidak diikuti dengan benar. Kemudian, hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa risiko tertinggi (RPN 180) teridentifikasi pada cacat kempis yang disebabkan oleh kondisi roti yang terlalu mengembang. Untuk meminimalkan risiko tersebut perlu adanya strategi mitigasi berupa memberikan pelatihan untuk karyawan, menetapkan standar waktu proofing sesuai SOP, dan menggunakan timer atau lembar kontrol proofing untuk memantau waktu proofing. Kata Kunci : FMEA, Kecacatan Produk, Kualitas, Roti Sobek, SQC

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorChoirun, Annisa'UNIDN0004079501
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : FMEA, Kecacatan Produk, Kualitas, Roti Sobek, SQC
Subjects: 100 - Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) > 110 - Ilmu IPA > 111 - Fisika
100 - Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) > 120 - Matematika > 122 - Statistik
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi)
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 165 - Teknologi Pangan dan Gizi
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 166 - Teknologi Pasca Panen
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan
410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 432 - Teknik Produksi (dan Atau Manufakturing)
410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 435 - Teknik Industri
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > Tugas Akhir
Depositing User: Lisna Dwi Lestari
Date Deposited: 18 Jun 2026 07:35
Last Modified: 18 Jun 2026 07:35
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56586

Actions (login required)

View Item View Item