Srikanti, Shella Anggie (2025) Proses Produksi Chicken Teriyaki Bun Dan Standar Operasional Produksi (SOP) Di PT Aerofood Indonesia Unit Yogyakarta. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (237kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (296kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (198kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
“Proses Produksi Chicken Teriyaki Bun Dan Standar Operasional Produksi (SOP) Di PT Aerofood Indonesia Unit Yogyakarta” Shella Anggie Srikanti, NIM. B32230377, Tahun 2026, 77 Halaman, Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Ade Galuh Rakhmadevi S.TP.,M.P (Dosen Pembimbing), Hery Santoso (Pembimbing Lapang). Pelaksanaan magang dilaksanakan mulai tanggal 1 Agustus – 30 November 2025 di PT. Aerofood ACS Yogyakarta, yang beralamat di JL. Ring Road Utara No. 38, Kec. Maguwoharjo, Kab. Sleman, Yogyakarta. PT. Aerofood ACS Yogyakarta merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa layanan catering makanan, terutama berfokus pada jasa layanan inflight catering. Selain itu PT Aerofood juga melayani jasa katering untuk industri, rumah sakit, dan penjualan umum melalui pemesanan di cabang terdekat. Standar Operasional Produksi (SOP) merupakan suatu manual yang memuat metode operasional rutin perusahaan, yang digunakan untuk menjamin bahwa setiap pilihan dan tindakan, serta pernggunaan sumber daya oleh karyawan bersifat konsisten, efisien dan efektif, standar dan sistematis. Laporan ini melihat kesesuaian proses produksi secara aktual dengan ketentuan Standar Operasional Produksi (SOP) yang telah diteapkan oleh perusahaan, terutama berfokus pada aspek efektivitas dan waktu produksi. Tahapan yang diamati dimulai dari pencampuran bahan, pemipihan, pembentukan, pengisian, garnish, proofing, pengovenan, hingga pengemasan. Hasil pengamatan menunjukkan sebagian besar proses produksi roti telah berjalan sesuai dengan SOP, namun ada beberapa titik yang mengalami perbedaan signifikan dengan SOP. Hal menyebabkan terjadinya pergeseran waktu produksi yang menyebabkan terjadinya keterlambatan dan penurunan efisiensi proses produksi. Melakukan beberapa perbaikan serta evaluasi berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterlambatan yang terjadi.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | SOP, Efektivitas, Efisiensi, Proses Produksi, | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 165 - Teknologi Pangan dan Gizi 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 166 - Teknologi Pasca Panen 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Teknologi Industri Pangan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Shella Anggie Srikanti | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 04:02 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 04:03 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49855 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
