alfionita, Leni (2025) Proses Produksi Gula Kristal Putih Dari Tebu (Saccharum Officinarum Linn) Di Pt.Madubaru-Madukismo Yogyakarta. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (22kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (793kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (11kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
VIONITA LAPORAN MAGANG FIXS BANGETTTS.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Selama pelaksanaan magang, metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan karyawan dan pembimbing, studi pustaka, serta praktik lapang di setiap tahapan produksi. PT. Madubaru-Madukismo merupakan pabrik gula yang telah beroperasi sejak tahun 1955 dan memproduksi gula jenis SHS (Superior High Sugar) IA dengan kapasitas sekitar 3.500 ton tebu per hari (TCD). Proses produksi gula di pabrik ini terbagi menjadi tujuh stasiun utama, yaitu persiapan, gilingan, pemurnian, penguapan, masakan, putaran, dan penyelesaian. Setiap stasiun memiliki fungsi spesifik, mulai dari penerimaan dan penimbangan tebu, pemerahan nira, pemurnian dengan bahan kimia seperti asam fosfat dan belerang, penguapan hingga menjadi nira kental, kristalisasi, pemisahan kristal, hingga pengeringan dan pengemasan gula siap distribusi. Pengendalian mutu dilakukan secara ketat melalui analisis laboratorium pada setiap tahap proses, seperti analisis brix, polarisasi, dan kadar air, untuk memastikan gula yang dihasilkan memenuhi standar kualitas. Selain itu, pabrik juga mengelola limbah yang dihasilkan, baik padat (ampas, blotong), cair, maupun gas, dengan menerapkan sistem pengolahan limbah untuk meminimalkan dampak lingkungan. Bahan bakar utama yang digunakan untuk boiler adalah ampas tebu, yang menunjukkan upaya efisiensi dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Berdasarkan pengamatan selama magang, dapat disimpulkan bahwa PT. Madubaru-Madukismo telah menjalankan proses produksi gula secara terstruktur dan terkendali dengan baik. Lokasi pabrik yang strategis dekat dengan daerah penanaman tebu dan sumber air mendukung kelancaran operasional. Namun, untuk peningkatan lebih lanjut, disarankan agar perusahaan lebih memperhatikan kebersihan area kerja, meningkatkan kedisiplinan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD), serta mengoptimalkan sistem penanganan bahan baku untuk mengurangi kehilangan kualitas tebu sebelum diproses. Secara keseluruhan, pengalaman magang ini memberikan pemahaman praktis yang berharga mengenai teknologi pengolahan gula serta penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan di industri pangan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gula Kristal Putih, tebu (Saccharum officinarum Linn), peoses produksi, pengolahan tebu, industri gula, PT Madubaru Madukismo. | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi) 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 165 - Teknologi Pangan dan Gizi 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 166 - Teknologi Pasca Panen |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Leni Alfionita | ||||||
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:27 | ||||||
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:27 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49112 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
