Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Dengan Massa Paru Kiri Ass Primer Dd Metastasis Bone Metastasis Nodul Thyroid Kiri Ass Metastasis Dd Primer, Kista Hepar, Buttock Pain Di Ruang Rajawali 5a Rsup Dr. Kariadi Semarang

Minati, Arini Alfa (2026) Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Dengan Massa Paru Kiri Ass Primer Dd Metastasis Bone Metastasis Nodul Thyroid Kiri Ass Metastasis Dd Primer, Kista Hepar, Buttock Pain Di Ruang Rajawali 5a Rsup Dr. Kariadi Semarang. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (78kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (188kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (201kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Manajemen asuhan gizi pada pasien dengan penyakit kronis berperan penting dalam mencegah perburukan status gizi dan mendukung proses pemulihan. Asuhan gizi ini bertujuan untuk meningkatkan asupan energi dan zat gizi serta mempertahankan status gizi pasien Tn. A, laki-laki berusia 68 tahun dengan diagnosis medis massa paru kiri suspek primer dengan metastasis tulang, nodul tiroid kiri suspek metastasis, kista hepar, dan buttock pain. Pasien mengalami sesak napas saat beraktivitas, batuk berdahak, nyeri paha, nyeri ulu hati, perut begah, serta penurunan berat badan lebih dari 10 kg dalam enam bulan terakhir. Hasil skrining menggunakan MNA-SF memperoleh skor 6 yang menunjukkan risiko malnutrisi. Hasil asesmen menunjukkan berat badan 52,7 kg, tinggi badan 168 cm, dan LILA 24 cm dengan status gizi kurang berdasarkan %LILA sebesar 78,1%. Asupan energi dan zat gizi makro sebelum maupun selama perawatan masih kurang dari 80% kebutuhan. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi asupan oral tidak adekuat, malnutrisi terkait penyakit kronis, dan kurangnya pengetahuan gizi. Intervensi diberikan berupa Diet Tinggi Energi Tinggi Protein (TETP) dengan kebutuhan energi 1.836 kkal, protein 79,56 gram, lemak 51 gram, dan karbohidrat 264,69 gram per hari, dalam bentuk makanan lunak melalui rute oral dengan frekuensi tiga kali makan utama dan dua kali selingan. Edukasi diberikan kepada pasien dan keluarga mengenai prinsip diet TETP dan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi. Monitoring selama tiga hari menunjukkan peningkatan asupan hingga mencapai lebih dari 100% kebutuhan energi dan zat gizi makro pada hari ketiga serta status gizi yang tetap stabil. Secara keseluruhan, intervensi gizi mampu meningkatkan asupan makan dan membantu mempertahankan status gizi pasien selama masa perawatan. Kata kunci: asuhan gizi, malnutrisi, massa paru, diet TETP, asupan zat gizi

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPurnasari, GalihNIP198903162019032012
Uncontrolled Keywords: Asuhan gizi, malnutrisi, massa paru, diet TETP, asupan zat gizi
Subjects: 100 - Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) > 110 - Ilmu IPA > 113 - Biologi
260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 300 - Ilmu Kedokteran (Akademik) > 306 - Ilmu Kedokteran Dasar
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Promosi Kesehatan > PKL
Depositing User: Arini Alfa Minati
Date Deposited: 24 Aug 2026 08:11
Last Modified: 24 Aug 2026 08:13
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59957

Actions (login required)

View Item View Item