Proses Penanaman Jagung Hibrida (Zea mays L.) Di Pt. Advanta Seeds Indonesia Region 3 Malang

Febriani, Yuliana (2026) Proses Penanaman Jagung Hibrida (Zea mays L.) Di Pt. Advanta Seeds Indonesia Region 3 Malang. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (197kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan magang.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (214kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA magang.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (192kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap Magang.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan Magang Kerja Industri (MKI) dilaksanakan di PT. ADVANTA SEEDS Indonesia, Field Production Region 3 Malang, pada tanggal 02 Februari hingga 02 Juni 2026. Tujuan khusus kegiatan magang ini adalah untuk mengetahui dan memahami metode serta aspek-aspek penanaman pada produksi benih jagung hibrida, meliputi pre planting dan kegiatan tanam. Kegiatan pre planting merupakan tahap awal yang krusial sebelum penanaman dilakukan. Tahap ini meliputi mapping area menggunakan aplikasi FAM berbasis GPS untuk mengukur dan memetakan lahan secara akurat, scanning isolasi untuk memastikan lahan steril dari tanaman jagung lain dalam radius 200 meter, identifikasi sejarah lahan untuk menentukan apakah lahan termasuk CAC (Corn After Corn) yang memerlukan perlakuan roguing khusus, serta pengolahan lahan dengan sistem TOT (Tanpa Olah Tanah) maupun OT (Olah Tanah) sesuai kondisi lahan. Isolasi jarak minimal 200 meter dan isolasi waktu minimal 30 hari diterapkan untuk menjaga kemurnian genetik benih dari kontaminasi silang. Pada kegiatan tanam, terdapat beberapa aspek penting yang harus diperhatikan. Rasio tanam merupakan perbandingan baris tanaman betina dan jantan yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan sumber serbuk sari (pollen) yang cukup selama periode silking. Rasio yang umum digunakan adalah 4:2 (4 baris betina : 2 baris jantan). Split tanam merupakan pengaturan selang waktu tanam antara tetua jantan dan betina yang bertujuan untuk menyinkronkan waktu pecahnya tassel jantan dengan keluarnya silking betina. Tanaman jantan ditanam sebanyak dua kali untuk memaksimalkan penyerbukan silang. Jarak tanam yang digunakan adalah 18 cm × 65 cm dengan teknik one seed per hole untuk meminimalkan persaingan antar tanaman, memaksimalkan penyerapan unsur hara, dan meningkatkan keseragaman pertumbuhan yang berdampak pada sinkronisasi waktu berbunga. Hasil kegiatan magang menunjukkan bahwa rasio tanam dan split tanam merupakan dua faktor yang saling melengkapi dan menjadi kunci keberhasilan produksi benih jagung hibrida. Apabila split tepat namun rasio tidak sesuai, ketersediaan pollen menjadi kurang sehingga penyerbukan tidak optimal. Sebaliknya, apabila rasio sesuai namun split tidak tepat, waktu berbunga antara tetua betina dan tetua jantan menjadi tidak sinkron sehingga penyerbukan silang tidak dapat berlangsung secara efektif.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAdnan, RosyadiNIDN0005088701
Uncontrolled Keywords: Jagung Hibrida, Produksi Benih, Split, Rasio
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 156 - Pemuliaan Tanaman
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi)
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL
Depositing User: Yuliana Febriani
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:02
Last Modified: 06 Jul 2026 07:03
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57377

Actions (login required)

View Item View Item