Hasanah, Hikmatul (2025) Hubungan Frekuensi Konsumsi Ultra Processed Food (UPF) dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Gizi Lebih pada Siswa SMPN 10 Jember. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Ringkasan Skripsi.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (173kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 skripsi.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (197kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
dafpus skripsi.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (301kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
SKRIPSI bismillah 2.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Ultra Processed Food (UPF) merupakan makanan dan minuman yang padat akan energi, tinggi natrium, tinggi lemak jenuh, tinggi gula, rendah serat dan zat gizi mikro lainnya. Sebuah studi yang dilakukan di Indonesia menemukan bahwa ultra processed food menyumbang sekitar 16% dari total kebutuhan kalori harian dengan sumbangan gula dari makanan sebesar 23,3% dari total kalori harian. Selain itu, seiring dengan perkembangan teknologi seperti gadget dan adanya akses media sosial menyebabkan seseorang semakin malas untuk melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi ultra processed food (upf) dan aktivias fisik dengan kejadian gizi lebih di SMPN 10 Jember. Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Subjek pada penelitian ini yaitu sebanyak 95 subjek dengan teknik proportional random sampling dan pengumpulan data menggunakan instrument identitas subjek, formulir Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan formulir Physical Adolescent for Older Children (PAQ-C). Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan 66,3% frekuensi konsumsi ultra processed food (UPF) jarang, 95,8% aktivitas fisik sedang, dan 77,9% tidak mengalami gizi lebih. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi ultra processed food (upf) dan aktivitas fisik dengan kejadian gizi lebih pada siswa di SMPN 10 Jember.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kejadian Gizi Lebih, Frekuensi Konsumsi Ultra Processed Food (UPF), Aktivitas Fisik | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Hikmatul Hasanah | ||||||
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 03:46 | ||||||
| Last Modified: | 29 Jun 2026 03:47 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56977 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
