Aulya', Fattatin Azmil (2026) Penurunan Kadar HCN Melalui Perlakuan High Pulsed Electric Field Pada Tepung Ubi Kayu (Manihot esculenta). Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan / Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (208kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (296kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (254kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap 1.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan sumber pangan lokal yang potensial namun mengandung senyawa glukosida sianogenik yang dapat terhidrolisis menjadi asam sianida (HCN) dan berisiko bagi kesehatan apabila tidak ditangani melalui proses yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pra-perlakuan High Pulsed Electric Field (HPEF) terhadap penurunan kadar HCN pada tepung ubi kayu serta membandingkan dengan metode konvensional berupa perendaman pada air selama 12 jam sebagai kontrol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan tiga perlakuan (kontrol, HPEF jarak elektroda 0,5 cm, HPEF jarak elektroda 1,5 cm) dengan dua pengulangan. Ubi kayu diberi perlakuan HPEF sebelum proses pengeringan beku (freeze drying), kemudian HCN dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode destilasi uap dan titrimetri. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Games-Howell. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan HPEF berpengaruh nyata terhadap penurunan kadar HCN (p < 0,05). Rata-rata kadar HCN kontrol sebesar 19,25 ppm, sedangkan HPEF jarak elektroda 0,5 cm dan jarak elektroda 1,5 cm masing-masing sebesar 15,15 ppm dan 14,05 ppm. Secara deskriptif, jarak elektroda 1,5 cm menghasilkan kadar HCN terendah. Seluruh perlakuan memenuhi batas maksimum SNI (40 mg/kg). Dengan demikian, HPEF berpotensi menjadi alternatif pra-perlakuan yang lebih cepat dan efisien dalam menurunkan kadar HCN pada tepung ubi kayu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: asam sianida, high pulsed electric field, tepung ubi kayu. | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 165 - Teknologi Pangan dan Gizi 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Fattatin Azmil Aulya' | ||||||
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 01:07 | ||||||
| Last Modified: | 16 Apr 2026 01:07 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/55500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
