Isnaini, Faizal Akbar (2025) Analisis Efisiensi Proses Produksi Pop Bites Dalam Upaya Meningkatkan Yield Di PT Charoen Pokphand Indonesia. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (167kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (191kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (109kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap (2).pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
PT Charoen Pokphand Indonesia merupakan salah satu perusahaan agribisnis terbesar di Indonesia yang bergerak dalam industri pakan ternak dan pengolahan makanan. Departemen Further Processing di PT Charoen Pokphand Indonesia memiliki dua line produksi utama yaitu forming dan non-forming yang masing-masing memiliki karakteristik proses yang berbeda. Line forming umumnya memproduksi produk yang dibentuk dari daging cincang seperti nugget, sedangkan line non-forming mengolah potongan daging utuh dengan berbagai metode pemasakan. Tujuan magang ini yaitu mengetahui proses produksi, faktor penyebab, pengaruh waste, memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi waste dan meningkatkan yield produk Pop Bites di PT. Charoen Pokphand Indonesia - Food Division Unit Ngoro. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Nilai yield Pop bites mengalami fluktuasi antara 60,92% hingga 71,69%, di mana angka tersebut masih berada di bawah standar perusahaan sebesar 77%. Tren kenaikan yield sempat terjadi pada bulan Oktober-November akibat adanya pergantian wiremesh mesin yang lebih rapat, namun kendala teknis lain menyebabkan target belum tercapai sepenuhnya. Fluktuasi nilai yield disebabkan oleh tingginya waste pada tahapan breading, frying, infeed HLT, after HLT, sortir, IQF, dan packing. Jenis waste meliputi breadcrumb menggumpal, remahan, produk jatuh, serta produk cacat (defect). Melalui analisis menggunakan diagram Pareto, diketahui bahwa penyumbang waste terbesar terdapat pada proses breading, frying, dan sortir yang secara kumulatif menyumbang lebih dari 85% total waste. Analisis lanjutan menggunakan diagram Fishbone menemukan bahwa inefisiensi dipengaruhi oleh empat faktor utama. Faktor Manusia meliputi operator yang belum terbiasa melakukan pemuatan (loading) manual akibat kerusakan alat dan kurangnya pelatihan pengendalian kualitas. Faktor Metode berkaitan dengan pencatatan waste yang tidak rutin dan prosedur kerja yang terganggu akibat penumpukan produk. Faktor Mesin menjadi kendala signifikan, spesifiknya akibat rusaknya conveyor infeed fryer yang memaksa proses manual, suhu fryer yang tidak stabil, serta posisi conveyor HLT yang terlalu miring. Faktor Bahan Baku berkontribusi melalui adanya penyusutan berat (drip loss) yang mempengaruhi perhitungan input-output. Berdasarkan permasalahan tersebut, dirumuskan usulan perbaikan dengan pendekatan 5W+1H. Rekomendasi utama mencakup perbaikan teknis pada conveyor infeed fryer dan penyesuaian kemiringan conveyor, preventive maintenance terhadap fryer, serta pelatihan intensif bagi operator terkait pengendalian kualitas dan teknik pemasukan ke fryer yang tepat. Selain itu, diusulkan penerapan sistem pencatatan waste secara real-time dan pengetatan monitoring berat bahan baku sejak penerimaan. Penerapan usulan ini secara konsisten diharapkan dapat meminimalkan waste, menstabilkan proses produksi, dan meningkatkan yield produk Pop bites hingga mencapai standar Perusahaan
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Yield, Waste, Efisiensi Produksi, Pareto Diagram, Fishbone Analysis, 5W+1H | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi) 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 165 - Teknologi Pangan dan Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Faizal Akbar Isnaini | ||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 03:34 | ||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 03:34 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51094 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
