Pengendalian Mutu Kemasan Primer dan Sekunder Jamur Kaleng Pada Warehouse PT Eka Timur Raya

Nurfarisi, Muhammad Raditya (2025) Pengendalian Mutu Kemasan Primer dan Sekunder Jamur Kaleng Pada Warehouse PT Eka Timur Raya. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (221kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (214kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (181kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

PT Eka Timur Raya sebagai perusahaan pengolahan dan pengalengan jamur menerapkan sistem pengendalian mutu yang ketat terhadap kemasan primer (kaleng) dan kemasan sekunder (karton dan label). Warehouse menjadi titik kritis dalam pengendalian mutu karena merupakan tempat penerimaan, pemeriksaan, dan penyimpanan bahan kemasan sebelum digunakan dalam proses produksi. Peta kendali p (p-chart) digunakan sebagai metode statistik untuk memantau proporsi cacat dan mengevaluasi apakah proses pengendalian mutu berada dalam kondisi terkendali atau tidak terkendali secara statistik. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengetahui alur produksi pengalengan jamur kancing serta pengendalian mutu kemasan primer dan sekunder, termasuk standar dan hasilnya. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, demonstrasi, studi pustaka, serta pencatatan data dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pengendalian mutu kemasan primer dan sekunder di PT Eka Timur Raya telah berjalan dengan baik. Pada kemasan primer kaleng, pengamatan visual menghasilkan proporsi defect sebesar 0,172% dengan hanya 1 cacat berupa damage flange dari 580 sampel yang diperiksa, sedangkan pengamatan dimensional tidak menemukan adanya defect. Pada kemasan sekunder, baik karton maupun label, tidak ditemukan cacat selama periode pengamatan. Analisis peta kendali p menunjukkan bahwa seluruh titik pengamatan berada dalam batas kendali, sehingga proses pengendalian mutu dinyatakan terkendali secara statistik. Tingkat kecacatan yang ditemukan masih jauh di bawah standar keberterimaan total cacat sebesar 2% yang ditetapkan perusahaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengendalian mutu yang diterapkan sudah baik dalam menjaga kualitas kemasan sebelum digunakan dalam proses produksi, namun tetap diperlukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kemasan secara berkelanjutan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSuryaningsih, WahyuNIP196202151989032003
Uncontrolled Keywords: Jamur kaleng, Pengendalian mutu, Kemasan, Peta Kendali P
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > PKL
Depositing User: Muhammad Raditya Nurfarisi
Date Deposited: 12 Jan 2026 08:26
Last Modified: 12 Jan 2026 08:26
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50778

Actions (login required)

View Item View Item