Pemodelan Kinetika Proses Pengeringan Jamur Merang (Volvariella volvacea) Menggunakan Teknik Osmotik-Microwave

Pratama, M. Yoga (2026) Pemodelan Kinetika Proses Pengeringan Jamur Merang (Volvariella volvacea) Menggunakan Teknik Osmotik-Microwave. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (285kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (304kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (296kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jamur merang (Volvariella volvacea) termasuk komoditas bernilai ekonomi tinggi, memiliki umur simpan yang singkat 1-2 hari, karena kadar air yang tinggi mencapai 90%. Penelitian ini bertujuan menentukan model kinetika matematika, menganalisis nilai difusivitas kelembapan efektif (Deff), serta mengevaluasi efisiensi energi pada proses pengeringan jamur merang menggunakan kombinasi dehidrasi osmotik dan microwave. Pra-perlakuan dehidrasi osmotik dengan larutan NaCl 20% pada suhu 60-70° C selama 30 menit, dilanjutkan dengan pengeringan microwave pada variasi daya : Low, Medium-Low, dan Medium-High. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra-perlakuan osmotik selama 30 menit efektif mengurangi kadar air awal melalui mekanisme Water Loss sebesar 35,02% dan Solid Gain sebesar 9,34%. Pada tahap pengeringan dengan microwave, daya Medium-High terbukti paling efisien dengan waktu pengeringan tercepat (3, 5 menit), jika dibandingkan daya Low (15,5 menit) dan Medium-Low (8,5 menit). Dari 13 model yang diuji, model Hii et al. adalah model terbaik untuk daya Low dan Medium-Low, sedangkan model paling akurat untuk daya Medium-High model Page. Nilai difusivitas efektif (Deff) meningkat seiring kenaikan daya, berkisar antara 9,775×10-9 hingga 5,124×10-8 m2/s. Analisis energi menunjukkan daya Medium-High memiliki efesiensi eksergi tertinggi sebesar 9,85%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHermanuadi, DidiekNIDN0013109501
Uncontrolled Keywords: jamur merang, dehidrasi osmotik, pengeringan microwave, kinetika pengeringan, efisiensi energi.
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi)
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 166 - Teknologi Pasca Panen
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan
410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 442 - Teknik Fisika
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > Tugas Akhir
Depositing User: M. Yoga Pratama
Date Deposited: 11 Mar 2026 01:54
Last Modified: 11 Mar 2026 01:54
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54831

Actions (login required)

View Item View Item