Nurwanda, Mei (2025) Asuhan Gizi pada Pasien Closed Frakture Neck Femur Sinistra Post Operasi Bipolar Hip Arthrosplasty Sinistra, Hemiparese, Stroke Infark 2nd Attack di Ruang Teratai Bawah RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (7kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (26kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (137kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Asuhan Gizi Pasien Closed Frakture Neck Femur Sinistra Post Operasi Bipolar Hip Arthroplasty Sinistra, Hemiparese, Stroke Infark 2nd Attack di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, oleh Mei Nurwanda, NIM G42220766, Program Studi Gizi Klinik, Jurusan Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, dengan dosen pembimbing Dina Fitriyah, S.Si., M.Si. Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) merupakan penerapan asuhan gizi terstandar pada pasien rawat inap dengan risiko klinis tinggi, khususnya pasien lansia pasca operasi dan dengan penyakit penyerta. Asuhan gizi dilaksanakan menggunakan pendekatan Nutrition Care Process (NCP) yang mencakup skrining, pengkajian, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi untuk mencegah malnutrisi dan komplikasi klinis (Volkert et al., 2019). Pasien Tn. D usia 72 tahun dengan diagnosis fraktur neck femur pasca operasi bipolar hip arthroplasty disertai hemiparese dan riwayat stroke infark serangan kedua menunjukkan risiko malnutrisi. Hasil pengkajian gizi menunjukkan status gizi kurang berdasarkan persentase LILA (70,36%), anemia, tanda inflamasi pasca operasi, serta penurunan asupan akibat nyeri telan pasca intubasi, gangguan mobilisasi, dan penurunan nafsu makan. Intervensi gizi difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi dan protein pasca operasi, modifikasi tekstur makanan, serta edukasi gizi kepada pasien dan keluarga dengan penekanan pada asupan protein, zat besi, vitamin C, dan kalsium. Monitoring dan evaluasi menunjukkan perbaikan bertahap asupan dan kondisi klinis. Laporan ini menegaskan bahwa asuhan gizi komprehensif berperan penting dalam mencegah malnutrisi dan menunjang pemulihan pasien lansia dengan fraktur panggul dan komplikasi neurologis.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | asuhan gizi klinik, fraktur neck femur, lansia, stroke, malnutrisi | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Mei Nurwanda | ||||||
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:18 | ||||||
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:18 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
