Nuraini, Devi (2025) Asuhan Gizi Dan Dietetik Pada PAsien Infeksi Penyakit Dalam Dengan Diabetes Mllitus Gangren Pedis (S) + Hiperglikemia Di Ruangan Mawar Merah Putih Lantai 1 Bed D2 RSUD R.T Notopuro Sidoarjo. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (126kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (125kB) |
|
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (9kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
ASUHAN GIZI DAN DIETETIK PADA PASIEN INFEKSI PENYAKIT DALAM DENGAN DIABETES MELLITUS GANGRENE PEDIS.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) dengan komplikasi gangren pedis merupakan kondisi yang membutuhkan asuhan gizi terstandar untuk mendukung penyembuhan luka dan pengendalian glikemik. Laporan ini bertujuan mendokumentasikan proses asuhan gizi pada Tn. A, laki-laki 52 tahun, yang dirawat di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dengan diagnosis Diabetes Mellitus Gangren Pedis (S) dan Hiperglikemia. Pengkajian gizi dilakukan melalui data antropometri, biokimia, klinis, dan riwayat asupan (recall 24 jam dan SQ-FFQ). Hasil pengkajian menunjukkan status gizi kurang (LiLA 73%), dengan parameter biokimia abnormal berupa anemia (HGB 10 mg/dL), indikasi infeksi (WBC 16,70 ribu/µL), hiperglikemia (GDS 199 mg/dL), dan hipoalbuminemia (2,3 g/dL) yang mengindikasikan malnutrisi protein. Skrining MST menunjukkan skor 3 (berisiko malnutrisi). Berdasarkan temuan tersebut, ditetapkan empat diagnosis gizi utama, meliputi asupan tidak adekuat, peningkatan kebutuhan protein akibat infeksi, kurangnya pengetahuan diet DM, dan kadar gula darah tinggi. Intervensi gizi berupa diet DM-G tinggi protein (energi 1.609,2 kkal, protein 80,46 g, lemak 35,76 g, karbohidrat 241,38 g) diberikan dalam bentuk bubur saring dengan 3 kali makan utama dan 3 kali selingan, disertai edukasi gizi kepada pasien dan keluarga. Monitoring selama tiga hari menunjukkan perbaikan bertahap: asupan energi meningkat dari 82% menjadi 84% kebutuhan, asupan protein meningkat tajam hingga 201 gram, dan tekanan darah menurun dari 151/89 menjadi 139/82 mmHg. Kondisi lemas dan mual masih persisten akibat anemia, nyeri luka, gastroparesis, dan efek samping obat. Edukasi gizi terbukti meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa asuhan gizi terstandar pada pasien DM dengan gangren dan anemia mampu memberikan perbaikan bertahap pada asupan makan dan tekanan darah dalam waktu singkat. Diperlukan koordinasi intensif berkelanjutan antara tim kesehatan, monitoring rutin, evaluasi perkembangan luka, serta reinforcement edukasi gizi dan dukungan keluarga untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kata kunci: Diabetes Mellitus, gangren pedis, asuhan gizi, hiperglikemia, malnutrisi
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Mellitus, gangren pedis, asuhan gizi, hiperglikemia, malnutrisi | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 370 - Ilmu Keperawatan dan Kebidanan > 371 - Ilmu Keperawatan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Devi Nuraini | ||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 01:15 | ||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 03:06 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59012 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
