Dwilaksono, Sigit (2026) Perbandingan Produksi Susu Kambing Saanen dan Sapera Selama Masa Laktasi Ke-2 di Peternakan UD. Karya Etawa Farm Banyuwangi. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (236kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (275kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (254kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian dilaksanakan selama 30 hari, mulai 1 hingga 30 Oktober 2025, di UD Karya Etawa Farm, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Objek penelitian terdiri atas enam ekor kambing perah pada periode laktasi kedua, yaitu tiga ekor kambing Saanen (kode S023, S050, S059) dan tiga ekor kambing Sapera (kode A033, A102, A103). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui pengamatan langsung, pencatatan produksi susu harian pada waktu pemerahan pagi dan sore, diskusi, serta studi literatur. Data produksi susu diolah menggunakan Microsoft Excel dan dianalisis secara deskriptif meliputi nilai rata-rata, standar deviasi, nilai minimum, serta nilai maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi susu kambing Saanen selama Oktober 2025 berkisar antara 1.573,3–1.778,3 liter/bulan per ekor, sedangkan kambing Sapera berkisar antara 1.350–1.656,3 liter/bulan per ekor. Secara harian, rata-rata produksi susu kambing Saanen pada masa laktasi kedua sebesar 1.676,7 mL/ekor/hari (SD 102,5; kisaran 1.150–2.000 mL), lebih tinggi dibandingkan kambing Sapera yang sebesar 1.462,1 mL/ekor/hari (SD 168,9; kisaran 650–2.390 mL). Nilai standar deviasi yang lebih kecil pada kambing Saanen menunjukkan produksi susu yang lebih seragam dan stabil antarindividu, sedangkan nilai SD yang lebih besar pada kambing Sapera menunjukkan variasi produksi yang lebih tinggi, meskipun terdapat individu Sapera dengan produksi puncak tertinggi (2.390 mL/ekor/hari) melebihi produksi maksimum kambing Saanen. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kambing Saanen memiliki produksi susu yang lebih tinggi dan lebih stabil dibandingkan kambing Sapera selama masa laktasi kedua di UD Karya Etawa Farm. Perbedaan ini diduga dipengaruhi oleh potensi genetik, mengingat Saanen merupakan bangsa kambing perah murni sedangkan Sapera merupakan hasil persilangan, di samping faktor kondisi fisiologis, pakan, dan manajemen pemeliharaan individu ternak. Disarankan agar dilakukan uji statistik lanjutan (seperti Independent Sample T-Test) untuk membuktikan perbedaan secara ilmiah, perpanjangan durasi pengambilan data pada fase laktasi berbeda, serta penambahan parameter kualitas susu (pH, berat jenis, keasaman, dan uji reduktase) pada penelitian selanjutnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kambing Sapera, Kambing Saanen, Produksi Susu. | ||||||
| Subjects: | 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 211 - Ilmu Peternakan 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 214 - Teknologi Hasil Ternak 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 215 - Pembangunan Peternakan 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak |
||||||
| Divisions: | Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Sigit Dwilaksono | ||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 06:05 | ||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:05 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58421 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
