Putri, Adelia (2026) Asuhan Gizi Dan Dietetik Pada Pasien Fracture Of Shaft Of Humerus, Fracture Of Proximal Ulna, Dan Fracture Of Shaft Of Tibia Di Rsd K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (98kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (134kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Asuhan Gizi Pada Pasien Fracture of Shaft of Humerus, Fracture of Proximal Ulna, dan Fracture of Shaft of Tibia di Ruang Sadewa 2 RSD K.R.M.T. Wongsonegoro, Adelia Putri, NIM G42221939, Program Studi Gizi Klinik, Jurusan Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Ir. Heri Warsito, M.P. (Dosen Pembimbing). Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) merupakan proses pelayanan gizi yang sistematis melalui tahapan asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring, dan evaluasi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi pasien sesuai kondisi klinisnya. Kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan gizi pada pasien dengan diagnosis Fracture of Shaft of Humerus, Fracture of Proximal Ulna, dan Fracture of Shaft of Tibia di RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang. Asuhan gizi dilaksanakan pada tanggal 17–21 Oktober 2025 menggunakan pendekatan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT). Berdasarkan hasil skrining menggunakan Malnutrition Screening Tool (MST), pasien memperoleh skor 1 sehingga termasuk berisiko malnutrisi dan memerlukan asesmen gizi lebih lanjut. Hasil asesmen menunjukkan pasien perempuan berusia 49 tahun dengan keluhan nyeri pada kedua lengan atas, lengan bawah kanan, dan betis kiri, disertai penurunan nafsu makan dan nyeri saat menelan. Status gizi pasien berdasarkan IMT sebesar 32,9 kg/m² termasuk kategori obesitas. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin, hematokrit, dan eritrosit rendah yang mengarah pada anemia, serta kadar leukosit meningkat sebagai tanda adanya proses inflamasi atau infeksi. Hasil recall 24 jam menunjukkan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat masih berada di bawah kebutuhan. Intervensi gizi diberikan berupa Diet Tinggi Kalori Tinggi Protein (TKTP) dengan modifikasi tekstur makanan menjadi lunak, penambahan putih telur dan susu tinggi protein (Peptisol), serta edukasi mengenai diet tinggi protein dan tinggi kalsium untuk mendukung proses penyembuhan tulang dan jaringan. Monitoring menunjukkan adanya perbaikan keluhan nyeri dan nyeri saat menelan serta peningkatan pemahaman pasien terhadap diet yang diberikan. Meskipun asupan makan sempat meningkat selama intervensi, target pemenuhan kebutuhan gizi belum tercapai karena penurunan nafsu makan dan puasa praoperasi. Penerapan asuhan gizi yang komprehensif melalui PAGT berperan penting dalam mendukung proses penyembuhan pasien fraktur melalui pemenuhan kebutuhan energi dan protein, modifikasi diet yang sesuai dengan kondisi klinis, serta edukasi gizi yang berkelanjutan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | asuhan gizi, fraktur, diet tinggi kalori tinggi protein,PAGT, MAGK. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Adelia Putri | ||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 08:37 | ||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2026 08:37 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
