Sugiono, Wildan (2025) Asuhan Gizi Pada Pasien Anak Dengan Suspek Neuroblastoma DD Rhabdomyosarcoma, Lymphoma, Metastasis Neuroblastoma, Hidronefrosis Grade II Sinistra Di KEMENKES RS Sardjito Yogyakarta. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (120kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (226kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (206kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap Fix.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker pada anak merupakan kondisi yang berisiko tinggi menyebabkan malnutrisi akibat peningkatan kebutuhan metabolik, penurunan asupan, serta efek penyakit dan terapi. Laporan ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan asuhan gizi terstandar pada pasien anak usia 5 tahun dengan diagnosis suspek neuroblastoma dengan diagnosis banding rhabdomyosarcoma, lymphoma, metastasis neuroblastoma, serta hidronefrosis grade II sinistra di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode yang digunakan meliputi skrining gizi, assessment, penegakan diagnosis gizi, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil skrining menggunakan Pediatric Yorkhill Malnutrition Score (PYMS) menunjukkan skor 5 yang mengindikasikan risiko malnutrisi tinggi. Hasil assessment menunjukkan pasien mengalami penurunan berat badan sebesar 9% dalam satu minggu, asupan zat gizi yang tidak adekuat, serta kondisi underweight dengan risiko stunting dan anemia. Diagnosis gizi yang ditegakkan adalah malnutrisi terkait penyakit akibat asupan tidak adekuat dan peningkatan kebutuhan metabolik. Intervensi gizi diberikan berupa diet tinggi energi dan protein melalui nutrisi enteral menggunakan nasogastric tube (NGT) dengan formula enteral rumah sakit dan formula komersial untuk memenuhi kebutuhan gizi 80–110%. Hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan pemenuhan asupan hingga mendekati kebutuhan serta perbaikan kondisi klinis pasien. Dapat disimpulkan bahwa asuhan gizi terstandar yang diberikan efektif dalam meningkatkan asupan dan mendukung kondisi klinis pasien. Disarankan agar asuhan gizi dilakukan secara berkelanjutan dengan pemantauan intensif dan pendekatan multidisiplin untuk mendukung keberhasilan terapi pada pasien anak dengan kanker.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | asuhan gizi, kanker anak, neuroblastoma, malnutrisi, nutrisi enteral | ||||||
| Subjects: | 260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 270 - Ilmu Kedokteran Spesialis > 283 - Patologi Klinik 260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 300 - Ilmu Kedokteran (Akademik) > 309 - Ilmu Kedokteran Klinik 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Wildan Sugiono | ||||||
| Date Deposited: | 06 May 2026 00:19 | ||||||
| Last Modified: | 06 May 2026 00:20 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/55773 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
