Asuhan Gizi Pada Pasien Fraktur Tertutup Leher Femur Sinistra Pasca Operasi Bipolar Hip Arthrosplasty Sinistra + Hemiparese + Stroke Infark 2nd Attack di Ruang Teratai Bawah RSUD RT Notopuro Sidoarjo

Nurwanda, Mei (2025) Asuhan Gizi Pada Pasien Fraktur Tertutup Leher Femur Sinistra Pasca Operasi Bipolar Hip Arthrosplasty Sinistra + Hemiparese + Stroke Infark 2nd Attack di Ruang Teratai Bawah RSUD RT Notopuro Sidoarjo. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (6kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (27kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (129kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Mei Nurwanda_Kasus Besar 1 (Autosaved).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (2MB)

Abstract

Pasien lansia dengan fraktur leher femur pasca operasi dan penyakit penyerta memiliki risiko tinggi mengalami malnutrisi akibat peningkatan kebutuhan metabolik dan penurunan asupan makan. Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) pada pasien fraktur tertutup leher femur sinistra pasca operasi bipolar hip arthroplasty sinistra dengan hemiparese dan riwayat stroke infark serangan kedua di RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Asuhan gizi dilaksanakan menggunakan pendekatan Nutrition Care Process (NCP) yang meliputi skrining gizi, pengkajian, penetapan diagnosis gizi, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengkajian gizi menunjukkan pasien berisiko tinggi malnutrisi dengan status gizi kurang berdasarkan LILA, anemia, tanda inflamasi pasca operasi, serta asupan energi dan protein yang tidak adekuat akibat nyeri pasca intubasi dan keterbatasan mobilisasi. Intervensi gizi yang diberikan berupa pengaturan diet sesuai kebutuhan energi dan protein, modifikasi tekstur makanan, serta edukasi gizi kepada pasien dan keluarga dengan penekanan pada pemberian protein dan mikronutrien mendukung penyembuhan luka. Pemantauan dan evaluasi menunjukkan perbaikan bertahap pada asupan gizi dan kondisi klinis pasien. Kesimpulan laporan ini menegaskan bahwa pemeliharaan gizi yang komprehensif dan terintegrasi berperan penting dalam mencegah malnutrisi dan mendukung pemulihan pasien lanjut usia pasca operasi fraktur panggul dengan komplikasi neurologis. Kata kunci: perawatan gizi klinik, fraktur leher femur, lansia, stroke, malnutrisi

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorFitriyah, DinaNIDN0001068707
Uncontrolled Keywords: asuhan gizi klinik, fraktur neck femur, lansia, stroke, malnutrisi
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Mei Nurwanda
Date Deposited: 09 Mar 2026 02:03
Last Modified: 09 Mar 2026 02:28
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54678

Actions (login required)

View Item View Item