Fatwan, Ayu Rahmania (2025) Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Septic condition, Dehidration, Symptomatic severe hyponatremia hyposmolar hypovolemia, Diaphoresis, Demensia Vaskuler with BPSD, Cerebral small vesse diseases, HT on therapy, DMT2 Hyperglicemia, gangguan mental organik dengan Pemberian Diet Cair DM di Ruang HCU Ciliwung RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (117kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (125kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (138kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (656kB) | Request a copy |
Abstract
Sepsis merupakan respon inflamasi sistemik akibat infeksi berat yang dapat menyebabkan gangguan fungsi organ dan peningkatan kebutuhan energi serta protein. Kondisi ini berisiko menyebabkan malnutrisi terutama bila asupan gizi tidak adekuat. Pada pasien dengan komorbid diabetes melitus tipe 2, hiponatremia dan hipertensi, pengaturan diet menjadi lebih kompleks karena harus memperhatikan pengendalian kadar glukosa darah dan natrium secara ketat untuk menjaga stabilitas metabolik. Pasien dirawat di Ruang HCU Ciliwung RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Berdasarkan skrining gizi menggunakan Malnutrition Screening Tool (MST), pasien memperoleh skor 5, yang menunjukkan risiko tinggi malnutrisi sehingga dilakukan pengkajian gizi lanjut oleh dietisien. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami status gizi kurang dengan LILA 21,5 cm (<23,7 cm) dan defisit berat asupan energi dan protein (energi 41,2%, protein 31,8%). Pemeriksaan biokimia menunjukkan hiponatremia (Na 130 mmol/L), hipoalbuminemia (3,49 g/dL), dan anemia normositik normokrom (Hb 12,4 g/dL). Intervensi gizi berupa diet cair DM dan mendapatkan terapi cairan parenteral berupa Bfluid sebanyak 1000 cc/24 jam 1.626,4 kkal dengan prinsip tinggi protein, rendah karbohidrat sederhana, dan rendah natrium yang diberikan melalui nasogastric tube (NGT) dengan 6x pemberian 200 cc. Tujuan diet adalah mempertahankan dan memenuhi kebutuhan energi dan protein, memperbaiki kadar albumin, menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan menurunkan tekanan darah. Selain pemberian secara enteral, pasien juga mendapatkan terapi cairan parenteral sebagai dukungan hidrasi dan elektrolit. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan kadar natrium (130 → 133 mmol/L), penurunan leukosit (12,39 → 7,66×10³/µL), serta perbaikan kesadaran dan tekanan darah (137/86 → 118/68 mmHg). Diet cair DM tinggi protein dan rendah natrium efektif dalam memperbaiki kondisi metabolik dan klinis pasien, serta sesuai dengan kebutuhan harian pasien. Peningkatan kebutuhan protein diberikan sesuai toleransi pasien, serta pemantauan kondisi untuk menentukan kesiapan transisi diet secara bertahap.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Gizi, Pasien Septic condition, Dehidration, Symptomatic severe hyponatremia hyposmolar hypovolemia, Diaphoresis, Demensia Vaskuler with BPSD, Cerebral small vesse diseases, HT on therapy, DMT2 Hyperglicemia, gangguan mental organik dengan Pemberian Diet Cair DM | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Ayu Rahmania Fatwan | ||||||
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 00:58 | ||||||
| Last Modified: | 25 Feb 2026 00:58 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54050 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
