Perbedaan Konsentrasi Karagenan Dan Tepung Tapioka Pada Pembuatan Bakso Udang (Litopenaeus vannamei) Serta Pengaruhnya Terhadap Sifik Fisik, Kimia Dan Organoleptik

Iswara, Acica Puji (2016) Perbedaan Konsentrasi Karagenan Dan Tepung Tapioka Pada Pembuatan Bakso Udang (Litopenaeus vannamei) Serta Pengaruhnya Terhadap Sifik Fisik, Kimia Dan Organoleptik. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstrak)
7.ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (142kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (116kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (274kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
21. LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (880kB)

Abstract

Udang termasuk jenis Crustacea dan merupakan hasil perikanan yang digemari oleh masyarakat dunia karena lezat dan berprotein tinggi. Udang termasuk hasil perikanan yang mudah membusuk, dalam waktu 1 jam setelah penangkapan akan segera menjadi busuk setelah melewati masa kekakuan. Penanganan dan pengolahan udang perlu dilakukan untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang baik. Salah satu produk olahan udang adalah bakso. Bakso merupakan jenis makanan yang sangat populer di Indonesia. Karagenan merupakan polisakarida yang diekstraksi dari beberapa spesies rumput laut atau alga merah (rhodophyceae). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi karagenan dan konsentrasi tepung tapioka pada pengolahan bakso udang terhadap kandungan mutu bakso udang berdasarkan uji kimia, uji fisik dan uji organoleptik untuk mengetahui perbandingan prosentase terbaik antara tepung tapioka, daging udang, karagenan pada pengolahan bakso udang, dan mengetahui apakah bakso udang yang dihasilkan sudah memenuhi standar mutu bakso. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 9 perlakuan dengan 2 kali ulangan yaitu: faktor pertama adalah penambahan konsentrasi karagenan ( A1(0%), A2(1%), dan A3(2%), faktor kedua adalah penambahan konsentrasi tepung tapioka ( B1(10%), B2(15%), dan B3(20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi karagenan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0.01) terhadap tekstur, dan dari segi organoleptik (tekstur dan rasa) sedangkan penambahan konsentrasi tepung tapioka memberika pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar protein dan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) terhadap tekstur, dan dari segi organoleptik tekstur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSantoso, AgusNIP196308151992021001
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Teknologi Industri Pangan > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 20 Feb 2026 06:59
Last Modified: 20 Feb 2026 07:00
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/53902

Actions (login required)

View Item View Item