Saadillah, Muhammad Ardhany (2025) Pengendalian Kualitas Kopi Robusta Sangrai Menggunakan Six Sigma (Studi Kasus Di Finca De Cascada). Undergraduate thesis, POLITEKNIK NEGERI JEMBER.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (169kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (299kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (317kB) |
|
|
Text (LAPORAN LENGKAP)
LAPORAN LENGKAP..pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Finca De Cascada merupakan salah satu usaha kecil yang bergerak dalam pengolahan kopi, khususnya pada produksi biji kopi robusta sangrai. Aktivitas sangrai (roasting) hingga proses sangrai masih berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian mutu, seperti kadar air yang tidak sesuai, biji pecah, serta keberadaan biji kopi muda. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengendalian kualitas secara menyeluruh dan detail masih diperlukan agar mutu produk tetap terjaga. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan pendekatan Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) sebagai metode untuk memperbaiki kualitas produk melalui pengurangan tingkat kecacatan. Berdasarkan hasil analisis menggunakan peta kendali p, diketahui bahwa seluruh data ketidaksesuaian produk biji kopi robusta sangrai masih berada dalam batas kendali statistik. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya titik yang melewati batas kendali atas maupun bawah, sehingga proses produksi dapat dikatakan stabil. Jenis ketidaksesuaian yang paling dominan adalah biji kopi pecah sebanyak 30 bungkus. Pada perhitungan Defect Per Million Opportunities (DPMO) diperoleh hasil sebesar 170.000 dengan tingkat sigma 2,33, yang berarti bahwa dalam satu juta unit atau proses produksi terdapat kemungkinan kegagalan produk sebanyak 170.000 unit. Sementara itu, nilai kapabilitas proses (Cp) diperoleh sebesar 0,7, yang menunjukkan bahwa kemampuan usaha dalam menghasilkan produk yang seragam sebesar 70%. Faktor utama penyebab terjadinya ketidaksesuaian pada penelitian ini berasal dari tiga aspek, yaitu faktor lingkungan berupa gudang penyimpanan tanpa alat pengukur suhu dan kelembaban, faktor material berupa kurangnya sortasi bahan baku sehingga masih ditemukan biji kopi muda dan kopong, serta faktor manusia berupa kurangnya ketelitian tenaga kerja dan belum adanya checklist pengendalian proses yang sistematis. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan metode Six Sigma dapat menjadi dasar penting dalam memperbaiki kualitas produk biji kopi robusta sangrai di Finca De Cascada secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Finca De Cascada, Biji Kopi Robusta Sangrai, Pengendalian Kualitas, Metode Six Sigma | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 432 - Teknik Produksi (dan Atau Manufakturing) 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 435 - Teknik Industri |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Muhammad Ardhany Saadillah | ||||||
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 07:46 | ||||||
| Last Modified: | 23 Jan 2026 07:47 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
