Arifin, Pancacita Maharani Septi (2025) Manajemen Asuhan Gizi Klinik Kasus Mendalam Pada Pasien Post Laparatomi Anastomoses Ileum di Ruang Rawat Inap Baitun Nisa 1 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (5kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (74kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (9kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (900kB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) ini dilaksanakan di Ruang Rawat Inap BaituN Nisa 1 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang pada tanggal 16-20 Oktober 2025. Laporan ini membahas penerapan proses asuhan gizi klinik pada pasien post laporotomi anastomoses ileum. Tujuan dari kegiatan ini adalah menerapkan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) meliputi tahapan skrining, pengkajian, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi guna memperbaiki status gizi dan kondisi klinis pasien. Hasil skrining menggunakan Strong Kids menunjukkan bahwa pasien berisiko malnutrisi sedang (skor 2). Berdasarkan pengkajian gizi, pasien berusia 8 tahun dengan status gizi baik (%LILA 89%), hasil laboratorium menunjukkan kadar klorida rendah. Pemeriksaan klinis memperlihatkan gejala mual, muntah, nyeri pada luka operasi setalah dilakukan operasi. Asupan sebelum dan selama perawatan menunjukkan defisit energi dan karbohidrat. Berdasarkan diagnosis gizi, ditemukan masalah utama yaitu asupan energi dan karbohidrat tidak adekuat. Intervensi dilakukan dengan pemberian diet tinggi energi dan tinggi protein dalam bentuk clear fluid dan makanan lunak. Perencanaan menu dirancang untuk meningkatkan kecukupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat. Monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan asupan gizi pasien, pemenuhan kebutuhan zat gizi mendekati target, serta stabilisasi kondisi klinis. Penerapan manajemen asuhan gizi klinik yang tepat mampu mendukung pemulihan post laparotomi anastomosis ileum dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | post laparotomi anastomoses ileus, klorida, asuhan gizi klinik, diet tinggi energi tinggi protein. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Pancacita Maharani Septi Arifin | ||||||
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 02:03 | ||||||
| Last Modified: | 15 Jan 2026 02:03 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51289 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
