Hasanah, Nur (2025) Manajemen Asuhan Gizi Klinik Kasus Mendalam pada Pasien Stenosis Ani Post Anoplasty di Ruang Rawat Inap Baitussalam 1 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (159kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (253kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (233kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Laporan ini membahas Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada pasien laki-laki berusia 65 tahun dengan diagnosis Stenosis Ani Post Anoplasty di RSI Sultan Agung Semarang. Pasien memiliki riwayat hemoroidektomi dua tahun sebelumnya dan datang dengan keluhan kesulitan BAB serta nyeri anus. Hasil pemeriksaan menunjukkan stenosis ani sehingga dilakukan tindakan anoplasti. Asuhan gizi dilakukan melalui Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), meliputi skrining, pengkajian, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil skrining MNA menunjukkan pasien berisiko malnutrisi (skor 8). Meskipun status gizi berdasarkan %LILA tergolong baik (86,31%), asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat selama perawatan masih di bawah 80% kebutuhan, dan nilai hematokrit yang meningkat mengindikasikan kemungkinan dehidrasi ringan akibat penurunan asupan makan dan minum karena rasa takut defekasi. Diagnosis gizi yang ditetapkan meliputi asupan oral tidak adekuat, peningkatan kebutuhan protein pascaoperasi, perubahan nilai laboratorium, dan pola makan tidak teratur. Intervensi diberikan berupa Diet Tinggi Protein (Pasca Bedah IV) dengan makanan lunak serta edukasi melalui leaflet “Diet Tinggi Protein.” Temuan akhir menunjukkan adanya perbaikan daya terima makan, toleransi diet yang baik, dan peningkatan kondisi klinis pascaoperasi. Asuhan gizi klinik terbukti berperan penting dalam mendukung pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Stenosis Ani, Anoplasti, Asuhan Gizi Klinik, Status Gizi, Risiko Malnutrisi, Diet Tinggi Protein, Diet Pasca Bedah IV, Edukasi Gizi, Leaflet Diet Tinggi Protein, Penyembuhan Luka, Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT)
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Stenosis Ani, Anoplasti, Asuhan Gizi Klinik, Status Gizi, Risiko Malnutrisi, Diet Tinggi Protein, Diet Pasca Bedah IV, Edukasi Gizi, Leaflet Diet Tinggi Protein, Penyembuhan Luka, Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) | ||||||
| Subjects: | 260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 270 - Ilmu Kedokteran Spesialis > 273 - Bedah (Umum, Plastik, Orthopaedi, Urologi, Dll) 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Nur Hasanah | ||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 06:54 | ||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 06:54 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
