Zulfa, Indana (2025) Asuhan Gizi Pada Pasien Febris, Bronkopneumonia dan Dehidrasi Sedang Di Nakula 1 RSD K.R.M.T Wongsonegoro. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (93kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (148kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (141kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pelaksanaan magang Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) ini dilakukan selama 3 bulan dimulai pada tanggal 1 September – 21 November 2025 di Rumah Sakit Daerah K.R.M.T Wongsonegoro, Semarang. Kegiatan MAGK pada kasus ini dilaksanakan mulai tanggal 13 Oktober – 22 Oktober 2025 yang sesuai dengan pedoman Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) yaitu, asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring dan evaluasi. Tujuan proses asuhan gizi yaitu membantu seseorang untuk memecahkan masalah gizi dengan mengatasi pemicu pada ketidakseimbangan atau perubahan status gizi. Demam adalah keadaan ketika suhu tubuh meningkat melebihi suhu tubuh normal. Penyebab utama demam adalah penyakit infeksi seperti infeksi virus, bakteri, riketsia, klamidia dan parasit. Dokter Anak Indonesia menetapkan suhu tubuh normal untuk anak berkisar antara 36,5℃ sampai 37,5℃. Demam dapat menyebabkan dehidrasi dan kehilangan cairan tubuh yang berlebihan, sehingga perlu diberikan cairan yang cukup untuk mencegah kondisi tersebut. Dehidrasi adalah suatu keadaan penurunan total air di dalam tubuh karena hilangnya cairan secara patologis, asupan air tidak adekuat, atau kombinasi keduanya. Dehidrasi terjadi karena pengeluaran air lebih banyak daripada jumlah yang masuk, dan kehilangan cairan ini juga disertai dengan hilangnya elektrolit. Bronkopneumonia adalah infeksi yang mempengaruhi saluran udara masuk ke paru-paru, juga dikenal sebagai bronkus. Keadaan ini terutama disebabkan oleh infeksi bakteri, tetapi juga dapat disebabkan oleh infeksi virus dan jamur, yaitu Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae. Bronkopneumonia lebih sering menyerang bayi dan anak kecil. Hal ini dikarenakan respon imunitas mereka masih belum berkembang dengan baik. Berdasarkan hasil skrinning anak menggunakan Screening Tool Risk on Nutritional Status and Growth) Kids (Strong Kids) diperoleh skor 2 dan termasuk dalam kategori risiko sedang sehingga perlu dilakukannya asuhan gizi lebih lanjut. Hasil assessment pasien An. A berusia 5 tahun berjenis kelamin laki-laki datang dengan keluhan demam, pusing, lemas dan batuk. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan berat badan 14,3 kg dan tinggi badan 110,8 cm. Hasil pemeriksaan laboratorium hemoglobin 11,3 g/dL, hematokrit 32,5%, trombosit 179 /uL, eritrosit 4,22 /uL dan leukosit 5,6 /uL. Pemeriksaan fisik klinik pada nadi 100x/menit, pernapasan 22x/menit, suhu 40℃ dan kesadaran compos mentis. Pasien memiliki riwayat penyakit keluarga yaitu diabetes mellitus. Selama intervensi dilakukan perkembangan asupan makan pasien cenderung mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi demam pasien yang belum stabil. Suhu tubuh pasien dalam sehari mengalami naik turun. Namun, kondisi batuk pasien sudah mulai membaik.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Febris, Bronkopneumonia, Dehidrasi Sedang, Asuhan Gizi Klinik | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Indana Zulfa | ||||||
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 02:28 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 02:29 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
