Majidah, Maharani Aghnil (2025) Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Dengan Post Re-Laparotomi Debulking Urs, Nefrostomi Dextra, Adheisiolisis Al Bordeline Ovarian Tumor Residif, Adhei Usus, Hidronefrosis, P1A0, Hipertensi, Diabetes Melitus Tipe II Di Ruang Bugenvil 1 RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN MAGK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (80kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 MAGK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (255kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA MAGK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (132kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Laporan Asuhan Gizi Klinik ini menguraikan penatalaksanaan gizi pada pasien Ny. T, yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dengan kasus medis sangat kompleks yaitu Post Re-Laparotomy Debulking berulang, Borderline Ovarian Tumor Residif, serta komplikasi seperti Adhei Usus dan Hidronefrosis, diperburuk oleh komorbiditas Diabetes Mellitus Tipe II dan Hipertensi. Ny. T secara antropometri tergolong Overweight hasil skrining gizi mengindikasikan risiko malnutrisi. Risiko ini didorong oleh penurunan berat badan yang sangat signifikan sebesar 22%. Diagnosis gizi utama Ny. T berpusat pada Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan Peningkatan kebutuhan zat gizi akibat hipermetabolisme pasca-bedah, serta Perubahan Nilai Laboratorium terkait gizi yang mencerminkan disfungsi ginjal. Intervensi gizi yang direncanakan adalah Diet Diabetes Mellitus (DM) Rendah Garam dengan total energi yang dihitung sebesar 1,443,83 Kkal Penetapan protein sebesar 1 g/Kg BB/ hari dilakukan secara hati-hati untuk menyeimbangkan kebutuhan katabolik akut post-operasi dengan batasan yang diperlukan akibat komplikasi hidronefrosis. Pemberian diet dilakukan secara bertahap dari cairan susu kedelai hingga makanan saring untuk transisi pasca-operasi. Secara keseluruhan, hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan dan stabil. Elektrolit dan tekanan darah berhasil dinormalkan, GDS terkontrol secara progresif, dan asupan oral pasien meningkat secara signifikan. Pada hari terakhir monitoring, asupan energi pasien telah mencapai target kebutuhan harian, menandakan keberhasilan utama intervensi gizi dalam mendukung proses penyembuhan luka dan pemulihan dari stres metabolik yang kompleks.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ovarian Tumor Residif, Adheisiolisis, Nefrostomi Dextra, Diabetes Mellitus tipe 2, Hipertensi | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Maharani Aghnil Majidah | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 08:37 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 08:37 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
