Penerapan GMP (Good Manufacturing Pratice) Pada Proses Penerimaan Bahan Baku Ikan Tuna Albacore (Thunnus Alulunga) di PT. Bali Maya Permai

Baidowi, Rachmad (2025) Penerapan GMP (Good Manufacturing Pratice) Pada Proses Penerimaan Bahan Baku Ikan Tuna Albacore (Thunnus Alulunga) di PT. Bali Maya Permai. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (202kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (213kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (166kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Magang merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan cara menempatkan mahasiswa pada sebuah perusahaan, industri, atau instansi. Magang juga salah satu kegiatan syarat mutlak kelulusan yang diikuti oleh mahasiswa Politeknik Negeri Jember yang dipersiapkan untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan di masyarakat dan dunia industri sesuai bidang keahliannya. Kegiatan ini dilakukan di semester 7 (tujuh) untuk mahasiswa dari jurusan Manajemen Agribisnis program study Manajemen Agroindustri. Magang yang akan dilaksanakan di PT. Bali Maya Permai Food Canning Industry. PT. Bali Maya Permai Food merupakan perusahaan pengolahan hasil perikanan yang memproduksi ikan tuna kaleng untuk kebutuhan ekspor dan domestik. Mutu bahan baku ikan sangat menentukan kualitas produk akhir, sehingga penerapan sistem Good Manufacturing Practice (GMP) menjadi hal penting dalam menjamin keamanan dan kelayakan bahan baku sebelum diproses lebih lanjut. Magang ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana proses pengalengan ikan tuna dan juga kegiatan khusus untuk mengetahui penerapan GMP yang ada pada produksi ikan tuna di PT. Bali Maya Permai khususnya pada proses penerimaan bahan baku ikan tuna Albacore. Selama pelaksanaan magang, penulis melakukan pengamatan langsung terhadap alur penerimaan ikan, mulai dari kedatangan bahan baku, pemeriksaan mutu, proses sortasi, hingga pencatatan data yang dilakukan oleh petugas. Pengamatan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan GMP (Good Manufacturing Practice) telah diterapkan pada tahap awal proses produksi. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan GMP di area penerimaan bahan baku sudah baik dan sesuai dengan pedoman Good Manufacturing Practices dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Permenperin PT. 75/M-IND/PER/7/2019. Namun, masih ada beberapa penerapan yang belum berjalan sepenuhnya optimal. Berdasarkan hasil identifikasi diagram fishbone, ditemukan bahwa permasalahan penerapan GMP pada penerimaan bahan baku ikan tuna Albacore belum maksimmal berasal dari beberapa faktor utama, yaitu faktor manusia, metode, material, mesin/fasilitas, dan lingkungan. Pada faktor manusia, kedisiplinan penggunaan APD masih rendah sehingga meningkatkan potensi kontaminasi. Pada faktor metode, pencatatan data yang masih manual sering menyebabkan informasi penting tidak lengkap sehingga menyulitkan proses penelusuran mutu. Pada faktor material, mutu ikan yang dikirim oleh supplier tidak selalu seragam sehingga menghambat proses sortasi dan produksi. Pada faktor mesin/fasilitas, area unloading yang terbuka membuat suhu ikan cepat naik saat pembongkaran. Sementara itu, pada faktor lingkungan, kebersihan area penerimaan masih perlu ditingkatkan karena sering terdapat genangan air dan sisa ikan yang dapat memicu kontaminasi mikroba Dari permasalahan tersebut, beberapa rekomendasi perbaikan disusun untuk membantu perusahaan meningkatkan mutu penerapan GMP. Rekomendasi tersebut mencakup peningkatan kedisiplinan penggunaan APD, perbaikan sistem pencatatan menuju format yang lebih jelas atau digital, peningkatan komunikasi dan standar mutu dengan supplier, pemasangan peneduh pada area unloading untuk menjaga suhu ikan tetap stabil, serta peningkatan sanitasi area penerimaan agar risiko kontaminasi dapat ditekan. (Jurusan Manajemen Agribisnis, Program Studi Manajemen Agroindustri,Politeknik Negeri Jember)

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorKustiari, TantiNIDN0013097005
Uncontrolled Keywords: Penerapan GMP, Penerimaan Bahan Baku Tuna Albacore, PT Bali Maya Permai
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 230 - Ilmu Perikanan > 234 - Pengolahan Hasil Perikanan
550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL
Depositing User: Rachmad Baidowi
Date Deposited: 05 Jan 2026 02:47
Last Modified: 05 Jan 2026 02:48
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49425

Actions (login required)

View Item View Item