Analisis Usaha Budikdamber Komoditas Ikan Lele Di Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk Jawa Timur

Pramono, M. Hafids (2026) Analisis Usaha Budikdamber Komoditas Ikan Lele Di Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Diploma thesis, D3 - Manajemen Agribisnis (Kampus Kab. Nganjuk).

[img] Text (Ringkasan)
Text (Ringkasan).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (15kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Text (Bab 1 Pendahuluan).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (25kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (146kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tugas Akhir ini membandingkan analisis usaha Budidaya dalam Ember (Budikdamber) komoditas ikan lele yang diimplementasikan di wilayah Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dengan pemberian pakan yang berbeda yaitu protein tinggi dan protein rendah. Budikdamber merupakan inovasi sistem budidaya yang mengoptimalkan lahan terbatas, menawarkan solusi bagi masyarakat perkotaan untuk berwirausaha di sektor perikanan skala rumah tangga. Tujuan utama dari Tugas Akhir ini yaitu dapat mengetahui proses budidaya dan produksi Budikdamber ikan lele dengan perbedaan pemberian pakan protein tinggi dan rendah, menganalisis usaha budidaya ikan lele sistem Budikdamber dengan pemberian pakan protein tinggi dan rendah, dan mampu melakukan pemasaran ikan lele Budikdamber di Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Jatirejo pada 9 November 2025 sampai 8 Januari 2026. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pencatatan biaya dan hasil panen. Sebanyak 500 ekor benih dipelihara dalam empat ember berkapasitas 80 liter. Dua ember diberi pakan protein tinggi dan dua ember diberi pakan protein rendah. Data dianalisis berdasarkan hasil panen, biaya, penerimaan, laba atau rugi, BEP, R/C Ratio, ROI, dan pemasaran. Perlakuan protein tinggi menghasilkan 205 ekor dengan bobot 16,865 kg, total biaya Rp349.612,50, penerimaan Rp404.760, keuntungan Rp55.147,50, R/C Ratio 1,16, dan ROI 15,77%. Perlakuan protein rendah menghasilkan 200 ekor dengan bobot 12,474 kg, total biaya Rp304.612,50, penerimaan Rp299.376, kerugian Rp5.236,50, R/C Ratio 0,98, dan ROI -1,72%. Pemasaran dilakukan langsung kepada konsumen rumah tangga dan pedagang pasar tradisional. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pakan protein tinggi memberikan hasil produksi dan kelayakan finansial yang lebih baik pada kondisi pelaksanaan Tugas Akhir ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPutri, TiaraUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tugas Akhir ini membandingkan analisis usaha Budidaya dalam Ember (Budikdamber) komoditas ikan lele yang diimplementasikan di wilayah Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dengan pemberian pakan yang berbeda yaitu protein tinggi dan protein rendah. Budikdamber merupakan inovasi sistem budidaya yang mengoptimalkan lahan terbatas, menawarkan solusi bagi masyarakat perkotaan untuk berwirausaha di sektor perikanan skala rumah tangga. Tujuan utama dari Tugas Akhir ini yaitu dapat mengetahui proses budidaya dan produksi Budikdamber ikan lele dengan perbedaan pemberian pakan protein tinggi dan rendah, menganalisis usaha budidaya ikan lele sistem Budikdamber dengan pemberian pakan protein tinggi dan rendah, dan mampu melakukan pemasaran ikan lele Budikdamber di Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Jatirejo pada 9 November 2025 sampai 8 Januari 2026. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pencatatan biaya dan hasil panen. Sebanyak 500 ekor benih dipelihara dalam empat ember berkapasitas 80 liter. Dua ember diberi pakan protein tinggi dan dua ember diberi pakan protein rendah. Data dianalisis berdasarkan hasil panen, biaya, penerimaan, laba atau rugi, BEP, R/C Ratio, ROI, dan pemasaran. Perlakuan protein tinggi menghasilkan 205 ekor dengan bobot 16,865 kg, total biaya Rp349.612,50, penerimaan Rp404.760, keuntungan Rp55.147,50, R/C Ratio 1,16, dan ROI 15,77%. Perlakuan protein rendah menghasilkan 200 ekor dengan bobot 12,474 kg, total biaya Rp304.612,50, penerimaan Rp299.376, kerugian Rp5.236,50, R/C Ratio 0,98, dan ROI -1,72%. Pemasaran dilakukan langsung kepada konsumen rumah tangga dan pedagang pasar tradisional. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pakan protein tinggi memberikan hasil produksi dan kelayakan finansial yang lebih baik pada kondisi pelaksanaan Tugas Akhir ini.
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 230 - Ilmu Perikanan > 233 - Budidaya Perikanan
200 - Rumpun Ilmu Hewani > 230 - Ilmu Perikanan > 234 - Pengolahan Hasil Perikanan
200 - Rumpun Ilmu Hewani > 230 - Ilmu Perikanan > 236 - Nutrisi dan Makanan Ikan
200 - Rumpun Ilmu Hewani > 230 - Ilmu Perikanan > 238 - Bioteknologi Perikanan
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis (PSDKU Nganjuk) > Tugas Akhir
Depositing User: Muhamad Hafids Pramono
Date Deposited: 14 Aug 2026 04:31
Last Modified: 14 Aug 2026 04:32
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59682

Actions (login required)

View Item View Item