Sadirgo, Pramudyo Wastu (2025) Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Retensi Bekuan Darah (Blood Clot Retention) Pasca Operasi Kanker Kandung Kemih Invasif Otot (MIBC) dengan Anemia, Acute On Chronic Kidney Disease (Ackd), dan Hiperkalemia di Bangsal Bedah Ruang Kenanga RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Jawa Tengah. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (211kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (276kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (220kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Laporan magang yang disusun berjudul “Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Retensi Bekuan Darah (Blood Clot Retention) Pasca Operasi Kanker Kandung Kemih Invasif Otot (MIBC) dengan Anemia, Acute on Chronic Kidney Disease (ACKD), dan Hiperkalemia di Bangsal Bedah Ruang Kenanga RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Jawa Tengah”. Kegiatan magang ini dilaksanakan pada tanggal 6–9 Oktober 2025 di Ruang Kenanga, dengan tujuan agar mahasiswa mampu memahami dan menerapkan manajemen asuhan gizi klinik (MAGK) pada pasien dengan penyakit kompleks melalui tahapan Nutrition Care Process (NCP) yang meliputi pengkajian gizi, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi gizi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi langsung terhadap pasien, pengumpulan data antropometri, biokimia, fisik-klinis, serta riwayat asupan makan menggunakan metode 24-hour recall dan food frequency questionnaire (FFQ). Hasil skrining gizi dengan menggunakan Malnutrition Universal Screening Tool (MUST) menunjukkan bahwa pasien berisiko mengalami malnutrisi ringan, dengan penurunan nafsu makan dan gangguan metabolik akibat kondisi ginjal serta kanker yang diderita. Berdasarkan hasil pengkajian, ditegakkan beberapa diagnosis gizi, antara lain (NI-1.2) Asupan oral tidak adekuat dan (NI-5.1) Pembatasan asupan zat gizi spesifik. Intervensi gizi diberikan dalam bentuk diet rendah protein dan rendah kalium dengan energi sesuai kebutuhan metabolik pasien, bertujuan untuk mengontrol kadar ureum, kreatinin, dan elektrolit serta memperbaiki status gizi. Pasien diberikan makanan lunak melalui jalur oral sebanyak tiga kali makan utama dan dua kali selingan per hari, dengan pemantauan terhadap sisa makanan dan respon klinis.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | MIBC; ACKD; Hiperkalemia; Anemia; Asuhan Gizi Klinik | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Pramudyo Wastu Sadirgo | ||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 00:57 | ||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 00:57 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59458 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
