Fauziah Belinda, Oita (2024) Asuhan Gizi Pada Pasian Diabetes Melitus (DM), Chronic Kidney Disease (CKD) Stage V, Hiperglikemia, Heart Failure (HF), Hipertensi (HT), Anemia, Acute Lung Oedema (ALO) Di Ruang ICU NV 2 RSUD Dr.Soedono Provinsi Jawa Timur. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Teks (Ringkasan).pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (94kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Teks (Bab 1 Pendahuluan).pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (177kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Teks (Daftar Pustaka).pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (175kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Teks (Laporan Lengkap).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pasien dengan diagnosis medis Diabetes Mellitus (DM), Chronic Kidney Disease (CKD) stadium V, hiperglikemia, anemia, heart failure (HF), hipertensi, dan acute lung oedema (ALO) memerlukan penatalaksanaan gizi yang tepat untuk mendukung perbaikan kondisi klinis. Berdasarkan hasil pengkajian, pasien memiliki LILA 26,5 cm, tinggi badan 170 cm, dan estimasi berat badan 55,78 kg dengan status gizi normal berdasarkan persentase LILA sebesar 86,31% menurut WHO-NCHS. Hasil pemeriksaan biokimia menunjukkan nilai hemoglobin, hematokrit, leukosit, BUN, kreatinin, dan gula darah sewaktu berada di luar batas normal. Secara fisik klinis, pasien mengalami mual, sesak napas, tekanan darah tinggi, lemas, serta kesulitan mengunyah akibat kehilangan gigi. Intervensi gizi yang diberikan berupa diet Makanan Lunak DMND 2100 kkal/50 g protein RG3 dengan lauk dan sayur cincang serta edukasi dan konseling gizi kepada keluarga pasien menggunakan media leaflet selama ±45 menit. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis yang ditandai dengan penurunan tekanan darah, hilangnya keluhan mual dan sesak napas, serta tanda vital yang berada dalam batas normal meskipun pasien masih merasa lemas. Selain itu, asupan makan pasien mengalami peningkatan setelah dilakukan modifikasi bentuk makanan. Rata-rata asupan selama tiga hari pemantauan menunjukkan energi sebesar 2.065,76 kkal (98%), protein 49,77 g (106,66%), lemak 46,07 g (98%), dan karbohidrat 372,36 g (100,6%) yang termasuk kategori baik, sedangkan asupan natrium sebesar 853,44 mg (85%) dan cairan sebesar 846,67 ml (84,9%) termasuk defisit ringan, serta asupan kalium sebesar 1.169,59 mg (58%) termasuk defisit berat. Secara keseluruhan, intervensi gizi yang diberikan mampu meningkatkan asupan makan pasien dan mendukung perbaikan kondisi klinis selama masa perawatan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Mellitus, CKD stadium V, intervensi gizi, asupan makan, monitoring dan evaluasi. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Oita Belinda Fauziah | ||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 00:30 | ||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 00:30 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
