Nisa, Rahmania Chairin (2026) Studi Kualitatif Self-Efficacy , Permisivitas, Dan Dukungan Sosial Dalam Perilaku Konsumsi Junk Food Pada Remaja Akhir Dengan Obesitas Sentral. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
G43220246 Rahmania Chairin Nisa - abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (508kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
G43220246 Rahmania Chairin Nisa - pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (530kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
G43220246 Rahmania Chairin Nisa - daftar pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (497kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
G43220246 Rahmania Chairin Nisa - Laporan lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Konsumsi junk food pada remaja akhir dengan obesitas sentral merupakan permasalahan kesehatan yang tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan gizi, tetapi juga oleh pengalaman subjektif individu dalam konteks sosial sehari-hari. Berbagai intervensi promosi kesehatan yang berfokus pada peningkatan informasi sering kali belum mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman remaja akhir dengan obesitas sentral terkait self-efficacy, permisivitas, dan dukungan sosial dalam perilaku konsumsi junk food. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan dipilih secara purposif berdasarkan kriteria remaja akhir dengan obesitas sentral. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat mengurangi konsumsi junk food bersifat lemah dan tidak stabil. Permisivitas menjadi faktor pertama yang membentuk dan mempertahankan perilaku konsumsi junk food melalui normalisasi perilaku, pembiaran sosial, serta fungsi sosial dan emosional konsumsi. Dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya cenderung menormalisasi dan memfasilitasi konsumsi junk food. Sementara itu, self-efficacy informan tergolong rendah dan mudah melemah akibat pengalaman kegagalan mengendalikan konsumsi dan pengaruh lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku konsumsi junk food lebih dipengaruhi oleh pengalaman sosial yang permisif dibandingkan oleh keyakinan individu semata.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Konsumsi junk food, Obesitas sentral, Self-efficacy, Permisivitas, Dukungan sosial | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 357 - Promosi Kesehatan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Promosi Kesehatan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Rahmania Chairin Nisa | ||||||
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 01:24 | ||||||
| Last Modified: | 12 Mar 2026 01:25 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54901 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
