Asuhan Gizi pada Pasien Batu Buli dengan Diabetes Melitus dan Hipertensi di Ruang Kertawijaya RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto

Afkarina, Nadia Izza (2025) Asuhan Gizi pada Pasien Batu Buli dengan Diabetes Melitus dan Hipertensi di Ruang Kertawijaya RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Text (Ringkasan).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (125kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Text (Bab 1 Pendahuluan).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (176kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (100kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Text (Laporan Lengkap).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penyakit batu buli-buli (vesikolithiasis) merupakan salah satu gangguan sistem urinaria yang ditandai dengan terbentuknya batu pada vesika urinaria akibat endapan mineral dalam urin yang mengalami supersaturasi. Kondisi ini dapat disertai dengan komplikasi penyakit sistemik lain seperti Diabetes Melitu (DM) dan Hipertensi yang memperberat proses penyembuhan serta memengaruhi status gizi pasien. Kasus ini bertujuan untuk menerapkan manajemen asuhan gizi klinik secara komprehensif pada pasien dengan diagnosa medis Batu Buli disertai DM dan hipertensi, meliputi tahapan Assessment, Diagnosis gizi, Intervensi, serta Monitoring dan evaluasi di Ruang Kertawijaya RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Metode pelaksanaan asuhan gizi klinik dilakukan selama empat hari (22–25 September 2025) dengan pendekatan Nutrition Care Process (NCP) yang mencakup pengumpulan data antropometri, biokimia, fisik klinis, serta riwayat diet pasien. Data menunjukkan pasien Ny. IS berusia 44 tahun dengan indeks massa tubuh (IMT) 28,88 kg/m² (kategori obesitas), kadar glukosa darah puasa 246 mg/dL dan glukosa 2 jam PP 371 mg/dL, serta tekanan darah berkisar antara 130/80 hingga 160/100 mmHg. Kondisi tersebut menandakan adanya hiperglikemia dan hipertensi tidak terkontrol yang berisiko memperburuk proses pemulihan pasca operasi vesikolitiasis. Berdasarkan hasil asesmen, ditetapkan beberapa diagnosis gizi, antara lain peningkatan kebutuhan protein terkait penyembuhan luka operasi, penurunan kebutuhan natrium dan karbohidrat akibat riwayat DM dan hipertensi, serta berat badan berlebih akibat pola makan tinggi energi dan lemak. Intervensi gizi difokuskan pada pemberian Diet DM Rendah Garam dengan modifikasi tekstur lunak melalui prinsip 3J (tepat jenis, tepat jumlah, tepat jadwal). Asupan energi pasien diatur sebesar 1.069,2 kkal/hari dengan komposisi protein 54 g (20,2%), lemak 29,7 g (25%), karbohidrat 146,47 g (54,8%), natrium 1.500 mg/hari, dan serat 30 g/hari. Edukasi dan konseling gizi diberikan kepada pasien dan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan terhadap diet serta membangun kesadaran pentingnya pengaturan pola makan pasca operasi. Monitoring dan evaluasi dilakukan setiap hari dengan memperhatikan perubahan parameter klinis (tekanan darah, nyeri pasca operasi) serta tingkat asupan makanan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan tekanan darah menjadi 110/80 mmHg, penurunan nyeri pasca operasi, serta peningkatan nafsu makan dan toleransi terhadap diet yang diberikan. Kesimpulannya, penerapan asuhan gizi klinik pada pasien batu buli dengan komorbid DM dan hipertensi berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan, menjaga keseimbangan metabolik, dan menurunkan risiko komplikasi lebih lanjut. Penatalaksanaan diet yang tepat, didukung oleh edukasi dan monitoring berkelanjutan, terbukti mampu memperbaiki kondisi klinis pasien. Studi kasus ini diharapkan menjadi referensi dalam praktik pelayanan gizi rumah sakit, khususnya pada pasien dengan penyakit ganda yang memerlukan intervensi gizi terintegrasi dan individualisasi terapi.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorYuanta, YohanNIDN0028069103
Uncontrolled Keywords: Asuhan gizi klinik, batu buli, vesikolithiasis, diabetes melitus, hipertensi, diet rendah garam, manajemen nutrisi.
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 165 - Teknologi Pangan dan Gizi
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 182 - Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga
260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 270 - Ilmu Kedokteran Spesialis > 282 - Patologi Anatomi
260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 300 - Ilmu Kedokteran (Akademik) > 304 - Ilmu Biomedik
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 355 - Epidemiologi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Nadia Izza Afkarina
Date Deposited: 08 Jan 2026 05:51
Last Modified: 08 Jan 2026 05:52
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/48241

Actions (login required)

View Item View Item