Damayanti, Eka Millennia Tri (2024) Analisis Pembuatan Biodiesel dengan Menggunakan Microwave Assisted Transesterification dengan Menggunakan Katalis Basa Heterogen dari Cangkang Keong Sawah (Pilla ampullacea). Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
Text (Abstrak)
1.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (8kB) |
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
2.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (116kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
3.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (160kB) |
|
Text (Laporan Lengkap)
4.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang diproduksi dengan proses esterifikasi dan transesterifikasi. Secara kimia, biodiesel adalah ester yang terbuat dari minyak nabati atau hewani. Minyak jelantah merupakan salah satu minyak nabati yang berpotensi sebagai bahan baku biodiesel dan masih menjadi limbah. Setelah melewati proses esterifikasi, fase selanjutnya adalah proses microwave assisted transesterification, dimana proses tersebut mengubah trigliserida menjadi metil ester dengan bantuan katalis. Microwave assisted transesterification bertujuan untuk meningkatkan produksi biodiesel menggunakan gelombang mikro dengan waktu yang lebih lama untuk memecah molekul lebih cepat. Katalis sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan biodiesel, karena katalis berfungsi untuk mempercepat reaksi pembentukan biodiesel. Pada penelitian ini menggunakan katalis heterogen (CaO) cangkang keong sawah yang telah melewati proses kalsinasi dengan suhu 900 ºC selama 4 jam. Cangkang keong sawah berpotensi menghasilkan senyawa CaO yang dapat digunakan sebagai katalis. Pencucian pada penelitian ini dengan metode water washing. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor 3 taraf yaitu variasi daya radiasi gelombang mikro (A) 80W (A1), 240W (A2), 400W (A3) dan variasi ukuran partikel katalis yang digunakan (M) 40-60 mesh (M1), 60-100 mesh (M2), <100 mesh (M3). Rendemen biodiesel yang dihasilkan sebesar 62,75% yaitu pada sampel A3M1 dengan daya radiasi 400W dan ukuran katalis 40-60 Mesh. Karakterisasi telah memenuhi standar berdasarkan SNI 7185:2015 dengan nilai densitas 887Kg/m³, viskositas kinematik 3,44 cSt, angka setana 62,50, kadar metil ester 86,14%-massa, dan angka iodin 54,15%-massa.
Actions (login required)
View Item |