UJI KINERJA MESIN PENYERUT SISTEM PIRINGAN BERPUTAR UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN TEPUNG SINGKONG

Qur’an, Hafiza Firstian Raudlotul (2021) UJI KINERJA MESIN PENYERUT SISTEM PIRINGAN BERPUTAR UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN TEPUNG SINGKONG. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (3MB)
[img] Text (Bab 1 pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (3MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (3MB)
[img] Text (Laporan lengkap)
B31180763_LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Uji Kinerja Mesin Penyerut Sistem Piringan Berputar untuk Bahan Baku Pembuatan Tepung Singkong, Hafiza Firstian Raudlotul Qur’an, NIM B31180763, Tahun 2021, 45 halaman, Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Ir. Siti Djamila, M.Si (Pembimbing). Indonesia merupakan negara yang dikenal sebagai negara agraris yang memiliki sektor pertanian yang cukup menjanjikan. Keadaan geografis yang baik dan mendukung menjadikan kegiatan bertani sejak zaman dahulu dipilih sebagai mata pencaharian utama bangsa Indonesia. Singkong (cassava) merupakan salah satu bahan pangan yang relatif mudah untuk didapatkan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Singkong tersedia di Indonesia dalam jumlah yang relatif besar dalam sekali panen, sehingga memerlukan usaha untuk menyelamatkannya dari masa kepoyahan (tidak segar) mengingat massa segarnya hanya 2×24 jam sejak masa panen (Rike Andayani, 2013). Mengingat masa segarnya hanya 2×24 jam, maka perlu adanya usaha untuk menyelamatkan singkong hasil panen yaitu dengan mengawetkan singkong dalam keadaan kering dan mudah disimpan, salah satunya yaitu diolah menjadi tepung. Tepung singkong (cassava flour) merupakan hasil penepungan dari semua komponen yang ada pada umbi singkong melalui proses pengirisan atau pemarutan, pengeringan, penggilingan dan pengayakan. Salah satu proses yang paling penting adalah penyerutan. Penyerutan dapat dilakukan secara manual untuk kapasitas kecil ataupun dengan menggunakan mesin untuk kapasitas yang besar. Mesin Penyerut Sistem Piringan Berputar adalah salah satu produk mesin dari hasil teknologi yang berfungsi sebagai alat untuk menghancurkan atau mencacah daging umbi hingga menjadi serutan yang dioperasikan dengan menggunakan sumber tenaga listrik. Mesin ini memiliki beberapa komponen utama yang terdiri dari rangka, hopper, pisau penyerut, sistem transmisi, cover, saluran keluaran dan motor listrik Metode pengambilan data pada pengujian Mesin Penyerut Sistem Piringan Berputar untuk Bahan Baku Pembuatan Tepung Singkong melalui beberapa tahapan. Pengujian dilakukan dengan 3 kali ulangan, dimana pada tiap ulangannya menggunakan 10 kg bahan bersih (setelah kulit dikupas) untuk mengetahui hasil serutan singkong dengan kategori serutan halus dan serutan kasar (tidak terserut). Serutan halus merupakan hasil penyerutan dengan tekstur yang bagus dengan bentuk serutan yang sedikit panjang dan tipis, sedangkan serutan kasar merupakan hasil penyerutan dengan tekstur yang kasar dan belum terserut secara keseluruhan. Tujuan dari Laporan Akhir ini adalah mengetahui RPM mesin dan pisau penyerut tanpa beban dan dengan beban yang dapat diketahui dengan menggunakan tachometer, mengetahui kapasitas penyerutan yang merupakan kemampuan mesin dalam menyerut sejumlah bahan dalam waktu tertentu yang dinyatakan dalam satuan (kg/jam), mengetahui persentase kehilangan hasil dan bahan yang tidak terserut, mengetahui efisiensi penyerutan yang merupakan perbandingan antara bobot bahan yang masuk dengan bobot bahan yang keluar yang dinyatakan dalam bentuk (%), dan mengetahui konsumsi energi pada Mesin Penyerut Sistem Piringan Berputar yang dilakukan untuk mengetahui konsumsi energi listrik yang digunakan selama mesin beroperasi. Kegiatan pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2021 dan bertempat di Bengkel Sinar Alam, Jalan Baturaden, Gang VII/173 A, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Berdasarkan pembahasan maka disimpulkan bahwa: a) Rata-rata RPM motor listrik tanpa beban pada Mesin Penyerut Sistem Piringan Berputar (1.491,6 ± 1,15) rpm dan dengan beban (1.484 ± 2,64) rpm, b) Rata-rata RPM piringan penyerut tanpa beban (931,7 ± 76,65) rpm dan dengan beban (427,1 ± 123,76) rpm, c) Rata-rata kapasitas penyerutan (60,38 ± 2,32) kg/jam, d) Rata-rata persentase kehilangan hasil penyerutan (1,5 ± 0,36) %, e) Rata-rata persentase bahan tidak terserut (3,76 ± 1,17) %, f) Rata-rata efisiensi penyerutan (94,83 ± 1,16) %, g) Rata-rata konsumsi energi listrik (1,59 ± 0,05) kJ/kg bahan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorDjamila, SitiNIDN0027086009
Uncontrolled Keywords: Mesin, penyerur, singkong
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > Tugas Akhir
Depositing User: Hafiza Firstian Raudlotul Qur'an
Date Deposited: 06 Jan 2022 03:15
Last Modified: 01 Sep 2023 03:25
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/9245

Actions (login required)

View Item View Item