Teknik Budidaya Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum) Di Pt. Winon International Di Desa Bocek Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang

LUKITA, ROSY (2014) Teknik Budidaya Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum) Di Pt. Winon International Di Desa Bocek Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang. Project Report. Politeknik Negeri Jember, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (RINGKASAN)
6. RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (84kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
12. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (86kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (82kB)
[img] Text (FULL TEXT)
21. LAPORAN LENGKAP.pdf

Download (956kB)

Abstract

RINGKASAN ROSY LUKITA, Nim D3111248, Jurusan Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Jember, 23 Juni 2014. Teknik Budidaya Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum) Di PT. Winon International Di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Komisi Pembimbing, Ketua: Dessy Putri Andini, SE, MM, Sekertaris: Alwan Abdurrahman, SH, MP, Penguji: Dr. Tanti Kustiari, S. Sos, M. Si . Cabai besar merupakan salah satu sayuran penting yang dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk Indonesia dari berbagai tingkat sosial. Hal ini disebabkan penggunaan cabai besar yang cukup luas, diantaranya sebagai penyedap makanan, merupakan bahan baku industri dan sumber devisa. Menurut Aceng Sutisna (2012) kandungan nutrisi cabai besar terdiri dari kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, vitamin A, dan vitamin C. Semakin meningkatnya kebutuhan cabai besar baik untuk rumah tangga maupun industri dan sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan pengembangan industri olahan maka pengembangan usaha agribisnis cabai besar sangat terbuka luas. Usaha meningkatkan produksi cabai besar yang sekaligus meningkatkan pendapatan petani dapat dilakukan sejak budidaya sampai penanganan pasca panen yang baik dan benar. Menurut Prajnanta (1999) rasa pedas pada cabai disebabkan oleh zat capsicum. Rasa pedas tersebut bermanfaat untuk mengatur peredaran darah, memperkuat jantung, nadi, dan saraf, mencegah flu dan demam, membangkitkan semangat tubuh, serta mengurangi encok dan rematik.

Item Type: Monograph (Project Report)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAndini, Dessy PutriNIDN0019128201
Subjects: 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL
Depositing User: Theresia
Date Deposited: 30 Dec 2021 06:19
Last Modified: 30 Dec 2021 06:20
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/8941

Actions (login required)

View Item View Item