Waharika, Ni Kadek Awiya (2026) Analisis Pemanfaatan Tempat Tidur Ditinjau dari Nilai Bed Occupancy Rate (BOR) Rawat Inap Periode Januari – Agustus 2026 di RS Pusat Pertamina. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (209kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (276kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (229kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN INDIVIDU_NI KADEK AWIYA WAHARIKA_RS PUSAT PERTAMINA.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pemanfaatan tempat tidur merupakan salah satu aspek penting dalam menilai efisiensi pelayanan rawat inap di rumah sakit. Tingkat pemanfaatannya dapat diukur menggunakan indikator Bed Occupancy Rate (BOR), dengan standar ideal menurut Departemen Kesehatan sebesar 60–85% dan Barber Johnson sebesar 75–85%. Berdasarkan data pelayanan rawat inap RS Pusat Pertamina periode Januari–Agustus 2026, diperoleh rata-rata nilai BOR sebesar 53,2% dari 215 tempat tidur yang tersedia. Nilai tersebut masih berada di bawah standar ideal, sehingga menunjukkan bahwa pemanfaatan tempat tidur secara keseluruhan belum optimal. Oleh karena itu, dilakukan analisis pemanfaatan tempat tidur berdasarkan kelas perawatan dan bangsal/lantai, perhitungan indikator rawat inap ALOS, BTO, dan TOI, serta penyajiannya dalam grafik Barber Johnson. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya empat kelas perawatan yang memenuhi standar BOR Depkes, yaitu President Suite (64,2%), Deluxe/Kelas 1 (63,9%), Superior/Kelas 2 (75,2%), dan ICU (63,7%). Sementara itu, berdasarkan bangsal/lantai, terdapat empat bangsal yang memenuhi standar, yaitu 3B-Bontang (61,0%), Bentayan (63,6%), 5F-ICU (67,4%), dan 6B-Arjuna (62,8%). Rendahnya nilai BOR pada kelas perawatan dan bangsal lainnya berkaitan dengan jumlah hari perawatan yang belum sebanding dengan kapasitas tempat tidur tersedia. Khusus ruang pelayanan tertentu seperti Isolasi, NICU, Inkubator, dan Ablasi, rendahnya BOR juga dipengaruhi oleh karakteristik pelayanan yang hanya diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi medis tertentu, sehingga jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan relatif terbatas. Hasil perhitungan indikator rawat inap menunjukkan nilai ALOS sebesar 4,93 hari, BTO 26,49 kali, dan TOI 4,29 hari. Nilai ALOS telah memenuhi standar Barber Johnson, sedangkan BOR dan BTO masih berada di bawah standar serta TOI melebihi batas ideal. Hasil penyajian grafik Barber Johnson menunjukkan titik perpotongan keempat indikator berada di luar daerah efisiensi. Kondisi ini menggambarkan bahwa tingkat keterisian dan frekuensi penggunaan tempat tidur masih rendah, sedangkan interval waktu tempat tidur kosong sebelum digunakan kembali relatif panjang. Dengan demikian, pemanfaatan tempat tidur di RS Pusat Pertamina periode Januari–Agustus 2026 secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi jumlah dan distribusi tempat tidur berdasarkan tingkat pemanfaatannya serta pengembangan Dynamic Bed Management System yang terintegrasi dengan dashboard SIMRSPP untuk mendukung pemantauan dan pengelolaan tempat tidur secara lebih optimal.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pemanfaatan Tempat Tidur, Bed Occupancy Rate (BOR), Rawat Inap, Indikator Pelayanan Rawat Inap, Grafik Barber Johnson. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Ni Kadek Awiya Waharika | ||||||
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 05:24 | ||||||
| Last Modified: | 30 Oct 2026 05:25 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/61045 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
