Julyyani, Devi (2026) Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Informed Consent Menggunakan Metode 5M di RSD Mangusada Badung. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (217kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (309kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (189kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Rekam medis merupakan dokumen penting dalam pelayanan kesehatan yang di dalamnya memuat informed consent sebagai bukti persetujuan tindakan medis sekaligus instrumen perlindungan hukum bagi pasien dan tenaga kesehatan. Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit (Kepmenkes No. 129/Menkes/SK/II/2008), kelengkapan pengisian informed consent yaitu 100%. Namun, hasil studi pendahuluan di RSD Mangusada Badung periode Mei–Agustus 2026 menunjukkan bahwa rata-rata ketidaklengkapan pengisian informed consent masih berkisar antara 52% hingga 63%. Observasi lebih lanjut terhadap 193 formulir di Ruang Baris pada bulan Agustus 2026 menunjukkan bahwa ketidaklengkapan tertinggi terjadi pada item Simbol Centang/Paham (51,3%), TTD Saksi Pihak Pasien (40,4%), dan Informasi Tindakan (39,9%). Untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan tersebut secara komprehensif, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis 5M (Man, Machine, Material, Method, dan Money), yang menganalisis faktor sumber daya manusia, sistem dan infrastruktur, sarana/formulir, prosedur kerja, serta pembiayaan sebagai penyebab ketidaklengkapan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada tiga informan yang mewakili peran berbeda dalam proses pengisian informed consent, yaitu dokter sebagai pemberi informasi, perawat sebagai saksi pengisian, dan petugas rekam medis sebagai pihak yang mereview kelengkapan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari unsur Man, pengetahuan tenaga medis mengenai pemahaman terkait informed consent sudah cukup baik, namun pemahaman terhadap standar kelengkapan kuantitatif (100%) masih terbatas pada petugas rekam medis saja, Ketidaklengkapan pengisian informed consent disebabkan oleh beberapa faktor, dari unsur Machine, sistem RME (Transmedic) belum dilengkapi fitur peringatan (alert/warning), sehingga sistem tetap dapat menyimpan data meski formulir belum lengkap; ditambah kendala jaringan wifi yang kadang lambat.Dari unsur Material, formulir informed consent dinilai sudah mudah dipahami dan sesuai standar, sehingga bukan menjadi faktor penyebab dominan. Dari unsur Method, sudah ada SOP terkait pengisian informed consent, namun sosialisasi belum dilakukan. Dari unsur Money, belum ada sistem reward maupun punishment yang berjalan secara resmi dan konsisten, sehingga tidak terdapat dorongan motivasional bagi petugas untuk disiplin melengkapi dokumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidaklengkapan pengisian informed consent di RSD Mangusada Badung disebabkan oleh interaksi berbagai faktor, dengan kontribusi paling signifikan berasal dari unsur, Machine, sementara Material relatif bukan menjadi penyebab utama. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan untuk mensosialisasikan SOP kepada petugas terkait, dan pengembangan fitur alert pada sistem Transmedic, peningkatan kualitas jaringan, serta penerapan sistem reward dan punishment yang terstruktur guna meningkatkan kelengkapan dan mutu dokumentasi informed consent secara berkelanjutan.
| Item Type: | Experiment | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Informed Consent, Metode 5M, Rekam Medis | |||||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan | |||||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL | |||||||||
| Depositing User: | Devi Julyyani | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 01:45 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Oct 2026 01:46 | |||||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/61018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
