Kurnianty, Dea (2026) Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Petugas Filling Rawat Inap Di RSUD Dr. Saiful Anwar. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (208kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (433kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pusaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (274kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap .pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Ruang filling merupakan bagian dari unit rekam medis yang berfungsi menyediakan, meminjamkan, mengembalikan, dan menyimpan berkas rekam medis. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di ruang filling rawat inap RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, ditemukan kondisi rak yang penuh, penumpukan berkas, rak yang terlalu tinggi, serta jarak antar-rak yang terbatas. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan pada petugas sehingga diperlukan analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3).Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menganalisis tingkat risiko, dan menyusun rekomendasi pengendalian risiko K3 menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan tingkat kemungkinan (likelihood), tingkat keparahan (severity), dan matriks risiko (risk matrix). Hasil identifikasi menunjukkan tujuh potensi bahaya, yaitu paparan debu, keluhan nyeri punggung, keluhan nyeri leher, tangan tergores tepi map, luka akibat cutter, tertimpa berkas, serta terbentur atau tersandung akibat jarak antar-rak yang terbatas. Hasil penilaian menunjukkan empat risiko berkategori Low dan tiga risiko berkategori Moderate. Risiko tertinggi adalah tertimpa berkas pada rak yang terlalu penuh dengan skor 8 (Moderate). Upaya pengendalian meliputi optimalisasi penerapan RME dan perencanaan alih media melalui scanning untuk mengurangi penumpukan berkas fisik, penggantian rak yang terlalu tinggi berdasarkan antropometri petugas, pemasangan palang penahan dan penataan ulang jarak antar-rak menjadi minimal 90 cm, optimalisasi pelaksanaan retensi serta penerapan SOP K3, dan penggunaan APD berupa masker dan sarung tangan. Sebagai upaya alternatif, dilakukan perencanaan kebutuhan rak periode 2026–2028 sebanyak 191 rak dengan kebutuhan luas ruang 285,61 m², sedangkan luas ruang saat ini 264,96 m² sehingga terdapat kekurangan luas 20,65 m²
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Risiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), HIRARC, Ruang Filling, Rekam Medis. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Dea Kurnianty | ||||||
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 06:23 | ||||||
| Last Modified: | 29 Oct 2026 06:24 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60976 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
