Pengembangan Media Edukasi tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Rumah Sakit Menur Provinsi Jawa Timur

Maulida, Citra Zahra (2026) Pengembangan Media Edukasi tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Rumah Sakit Menur Provinsi Jawa Timur. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan_RS.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (436kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan_RS.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (479kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka_RS.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (468kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengakp_RS.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Laporan ini berjudul “Pengembangan Media Edukasi tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Rumah Sakit Menur Provinsi Jawa Timur.” Kegiatan magang dilaksanakan di Rumah Sakit Menur selama 5 Minggu, mulai tanggal 10 Agustus hingga 11 September 2026, Dengan lokasi pelaksanaan di bagian Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Fokus kegiatan magang adalah pengembangan media promosi kesehatan yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung rumah sakit. Pengembangan media dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara, dan analisis data sekunder. Berdasarkan Laporan Tahunan RSJ Menur Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, Hyperkinetic disorders dengan kode F90 menempati urutan ketiga dari sepuluh besar diagnosis rawat jalan dengan jumlah 2.371 kasus. Hasil wawancara dengan 10 orang responden menunjukkan bahwa orang tua membutuhkan informasi yang mudah dipahami mengenai cara menghadapi dan menangani anak dengan ADHD. Selain itu, berdasarkan observasi, media edukasi mengenai penanganan anak dengan ADHD belum tersedia di Rumah Sakit Menur. Oleh karena itu, dikembangkan media berupa leaflet dan video edukasi ADHD. Sementara itu, poster TBC dikembangkan sebagai pembaruan media promosi kesehatan yang sebelumnya diproduksi pada tahun 2023. Pemilihan topik TBC juga didasarkan pada masih tingginya kasus TBC di Kota Surabaya, dengan 4.191 kasus yang telah ditemukan hingga lima bulan pertama tahun 2026. Metode pengembangan media menggunakan tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Pada tahap Define dilakukan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan sasaran. Tahap Design meliputi penentuan sasaran, penyusunan materi, pembuatan storyboard, perancangan tampilan media, serta penyusunan instrumen evaluasi. Tahap Develop meliputi produksi media menggunakan Canva dan CapCut, validasi oleh ahli materi dan ahli media, revisi media, serta uji coba terbatas. Media yang dikembangkan terdiri dari leaflet edukasi mengenai cara menangani anak dengan ADHD, video edukasi ADHD, dan poster edukasi TBC. Hasil validasi menunjukkan bahwa leaflet ADHD memperoleh persentase kelayakan materi sebesar 100% dan kelayakan media sebesar 87,5%. Video edukasi ADHD memperoleh persentase kelayakan media sebesar 95,8%, sedangkan poster TBC memperoleh persentase kelayakan materi dan media masing-masing sebesar 75%. Media kemudian diperbaiki berdasarkan masukan dari validator. Uji coba terbatas dilakukan terhadap 6 responden, yang terdiri dari 3 responden untuk leaflet ADHD dan 3 responden untuk poster TBC. Hasil uji coba menunjukkan bahwa leaflet ADHD dinilai memiliki penjelasan yang cukup jelas dan gambar yang menarik, sedangkan poster TBC dinilai memiliki gambar dan tulisan yang terlihat jelas, penjelasan yang mudah dimengerti, serta elemen visual yang menarik. Tahap Disseminate dilakukan pada tanggal 2 September 2026. Poster TBC ditempatkan di ruang tunggu Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Menur Provinsi Jawa Timur, sedangkan leaflet ADHD disebarkan di Gedung Arunika yang memiliki Klinik Gangguan Belajar. Video edukasi ADHD digunakan sebagai media audiovisual untuk mendukung penyampaian informasi kepada sasaran. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, media yang dikembangkan dapat diterima oleh sasaran dan dinilai cukup jelas, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan edukasi. Dengan demikian, pengembangan media edukasi berupa leaflet dan video ADHD serta poster TBC menghasilkan media promosi kesehatan yang dapat digunakan untuk mendukung penyampaian informasi kepada sasaran di Rumah Sakit Menur Provinsi Jawa Timur.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPerwiraningrum, Dhyani AyuNIDN0509118502
Uncontrolled Keywords: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), media edukasi, promosi kesehatan, leaflet, video edukasi
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 357 - Promosi Kesehatan
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Promosi Kesehatan > PKL
Depositing User: Citra Zahra Maulida
Date Deposited: 15 Oct 2026 06:55
Last Modified: 15 Oct 2026 06:55
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60817

Actions (login required)

View Item View Item