Firdauzy, Meilani (2026) Analisis Manajemen Program Pengendalian Tuberkulosis Di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta Menggunakan Pendekatan Poac Dan Pdca. [Experiment] (Unpublished)
This is the latest version of this item.
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (168kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (266kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (164kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan pengendalian secara berkelanjutan. Puskesmas memiliki peran penting dalam pelaksanaan Program Pengendalian Tuberkulosis melalui penemuan kasus, investigasi kontak, pengobatan dan pemantauan, promosi kesehatan, serta pencatatan dan pelaporan. Kegiatan magang dilaksanakan di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta pada 29 Juni–1 Agustus 2026 dengan tujuan menganalisis manajemen Program Pengendalian Tuberkulosis menggunakan pendekatan Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) dan Plan, Do, Check, Act (PDCA). Data diperoleh melalui wawancara, telaah dokumen, dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan program telah disusun berdasarkan identifikasi masalah, capaian indikator sebelumnya, target Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan RUK tahun 2026. Capaian terduga TB hingga Juni 2026 sebesar 288 orang (46,91%) dari target 614 orang, sedangkan keberhasilan pengobatan TB sebesar 88,23% masih di bawah target 90% dengan dua pasien mengalami putus berobat. Pelaksanaan program meliputi penemuan terduga TB, investigasi kontak, pemeriksaan dan diagnosis, pengobatan, pemantauan, edukasi, serta pencatatan dan pelaporan melalui SITB. Pengorganisasian melibatkan petugas program, kader, PMO, fasilitas kesehatan lain, dan lintas sektor, namun pembinaan kader khusus TB belum dilakukan secara rutin. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala sebagai dasar tindak lanjut. Berdasarkan pendekatan PDCA, diperlukan penguatan pemantauan pasien berisiko putus berobat, kapasitas kader, edukasi untuk mengurangi stigma, serta koordinasi lintas program dan lintas sektor. Secara keseluruhan, Program Pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Tegalrejo telah dilaksanakan melalui tahapan POAC dan PDCA, namun masih diperlukan penguatan pada beberapa aspek untuk mendukung keberlanjutan program.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, Manajemen Program, POAC, PDCA, Promosi Kesehatan. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 357 - Promosi Kesehatan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Promosi Kesehatan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Meilani Firdauzy | ||||||
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 00:33 | ||||||
| Last Modified: | 08 Oct 2026 00:34 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60582 |
Available Versions of this Item
- Analisis Manajemen Program Pengendalian Tuberkulosis Di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta Menggunakan Pendekatan Poac Dan Pdca. (deposited 08 Oct 2026 00:33) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
