Implementasi Manajemen Promosi Kesehatan Dalam Mendukung Integrasi Layanan Primer (ILP) Puskesmas Pakualaman

Nahdia, Mutiara Ilma (2026) Implementasi Manajemen Promosi Kesehatan Dalam Mendukung Integrasi Layanan Primer (ILP) Puskesmas Pakualaman. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (83kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (132kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (89kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan upaya penguatan pelayanan kesehatan primer yang menekankan pelayanan terintegrasi berbasis siklus hidup, promosi kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Puskesmas memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan ILP melalui penerapan fungsi manajemen yang efektif. Kegiatan magang ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC) dalam mendukung pelaksanaan ILP, khususnya pada kegiatan promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan berbasis siklus hidup di Puskesmas Pakualaman, Kota Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Juni–1 Agustus 2026 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan ILP telah didukung oleh tenaga kesehatan lintas profesi, 19 Posyandu aktif, dan 102 kader kesehatan. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat, yaitu optimalisasi promosi kesehatan dan pemberdayaan kader, koordinasi lintas program, pemanfaatan media KIE, serta monitoring dan evaluasi. Berdasarkan analisis USG, masalah prioritas adalah belum optimalnya promosi kesehatan dan pemberdayaan kader dalam mendukung ILP dengan skor 15. Penerapan POAC dilakukan melalui analisis situasi dan penetapan prioritas masalah, pembagian tugas dan koordinasi, pelaksanaan penyuluhan dan edukasi, serta monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Sebagai rencana pengembangan, disusun program SIGAP ILP (Sinergi Gerakan Aktif Pendampingan Integrasi Layanan Primer) yang berfokus pada peningkatan kapasitas kader, pendampingan pelayanan ILP, penguatan koordinasi lintas profesi, optimalisasi promosi kesehatan, monitoring sasaran berbasis siklus hidup, dan evaluasi berkala. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan ILP dan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer di Puskesmas Pakualaman.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDAprilya, NurinaNIDN199504092024062001
Uncontrolled Keywords: Integrasi Layanan Primer, manajemen POAC, promosi kesehatan, pemberdayaan kader, Puskesmas.
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 357 - Promosi Kesehatan
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Promosi Kesehatan > PKL
Depositing User: Mutiara Ilma Nahdia
Date Deposited: 07 Oct 2026 00:41
Last Modified: 07 Oct 2026 00:41
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60514

Actions (login required)

View Item View Item