David, Muhammad (2026) Evaluasi Penanganan Penyakit Pada Kambing Sapera di Kerabat Ternak Tuban. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (9kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENADHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (13kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (94kB) |
|
|
Text (LAPORAN LENGKAP)
LAPORAN LENGKAP david.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penanganan penyakit pada kambing Sapera Di Kerabat Ternak Tuban, pada penyakit diare, kembung, pink eye, scabies dan mastitis. Penanganan penyakit yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan produktivitas kambing perah. Upaya penanganan penyakit dapat dilakukan melalui tindakan pencegahan, pengobatan, serta penerapan manajemen kesehatan ternak yang baik. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan metode studi kasus menggunakan data recording kesehatan ternak pada tahun 2025 dan proses wawancara. Melalui data yang diperoleh bisa diketahui bagaimana penanganan penyakit pada kambing Sapera Di Kerabat Ternak Tuban dari tingkat kesembuhan dan mortalitas pada kambing Sapera. Analisis data dilakukan untuk mengetahui tingkat kesembuhan, tingkat lama kesembuhan, dan mortalitas pada kambing Sapera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari populasi 100 Ekor kambing Sapera penyakit yang paling banyak menyerang kambing Sapera adalah pink eye sebanyak 26%, diare 15%, kembung 8%, scabies 6%, dan mastitis 4%. Penanganan dilakukan melalui pemberian obat sesuai dengan jenis penyakit, perbaikan manajemen pakan, serta konsultasi dengan dokter hewan. Tingkat keberhasilan pada pengobatan yang diberikan berbeda beda yaitu pada penyakit diare sebesar 86,67%, kembung 62,5%, penyakit mastitis 50%, sedangkan untuk penyakit pink eye dan scabies mencapai 100% kesembuhan tanpa ada kematian pada kambing. Lama kesembuhan rata-rata berturut- turut adalah 7 hari untuk penyakit diare, 2 hari untuk lama kesembuhan penyakit kembung dan pink eye, 21 hari untuk lama kesembuhan penyakit scabies dan 15 hari untuk lama penyembuhan pada penyakit mastitis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penanganan penyakit pada kambing Sapera di Kerabat Ternak Tuban secara umum telah berjalan dengan baik dan efektif, terutama pada kasus pink eye, scabies, dan diare. Namun, efektivitas penanganan pada penyakit kembung dan mastitis masih perlu ditingkatkan karena tingkat kesembuhannya relatif lebih rendah serta berpotensi meningkatkan angka mortalitas dan afkir. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan pemantauan kesehatan ternak secara lebih rutin, peningkatan deteksi dini, pencatatan kesehatan yang lebih lengkap dan teratur, serta penguatan manajemen kesehatan dan pakan agar kejadian penyakit dapat ditekan dan produktivitas kambing Sapera terus meningkat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kambing Sapera, Manajemen Kesehatan, Mortalitas, Penanganan Penyakit, Tingkat Kesembuhan | ||||||
| Subjects: | 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 211 - Ilmu Peternakan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Muhammad David | ||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 00:53 | ||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 00:53 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59465 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
