Rizqiyanto, Alif (2026) Prosedur Teknik Setasseling untuk Menjamin Kemurnian Genetik benih Jagung (Zea mays L) Hibrida di PT Advanta Seed Indonesia. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (303kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (195kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (397kB) |
|
|
Text (LAPORAN LENGKAP)
PKL FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Laporan Magang ini membahas mengenai prosedur teknik Detasseling untuk menjamin kemurnian genetik benih jagung hibrida di PT Advanta Seeds Indonesia. Kegiatan Magang dilaksanakan sebagai bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya pada bidang teknik produksi benih. Selama kegiatan magang, mahasiswa mengikuti berbagai tahapan produksi benih jagung hibrida mulai dari verifikasi lahan, persiapan lahan, persiapan benih, penanaman, pemupukan, roguing, pengairan, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), male cutting, hingga pre-harvest. Selain itu, kegiatan pemupukan dilakukan secara bertahap menggunakan pupuk Urea, NPK, dan ZA untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Pelaksanaan Detasseling dilakukan pada umur tanaman sekitar 50–55 hari setelah tanam (HST), ketika tassel masih tertutup oleh 2–3 helai daun dan belum melepaskan serbuk sari. PT Advanta Seeds Indonesia menerapkan metode “Zero Five Concept” yang terdiri dari pencabutan pertama, kontrol pertama, pencabutan kedua, kontrol kedua, pencabutan ketiga, dan close out untuk memastikan tidak ada bunga jantan yang tertinggal pada tanaman betina. Selain itu, perusahaan juga menerapkan standar mutu seperti Green Flag (GF), Red Flag Isolation (RFI), dan Red Flag Detasseling (RFD) untuk menilai kondisi lahan dan keberhasilan kegiatan Detasseling. Oleh karena itu, pengawasan dan monitoring secara intensif sangat diperlukan agar dapat menjaga kemurnian genetik dan meningkatkan kualitas benih yang dihasilkan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | prosedur teknik Detasseling untuk menjamin kemurnian genetik benih jagung hibrida | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 156 - Pemuliaan Tanaman |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL | ||||||
| Depositing User: | Alif Rizqianto | ||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 08:06 | ||||||
| Last Modified: | 03 Aug 2026 08:07 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
