Mustika Trinanta, Egi (2026) Pemanfaatan Pupuk Kandang Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea Canephora L.) Klon BP 534 Tugusari. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (120kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (194kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (326kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kopi (Coffea canephora L.) merupakan suatu jenis tanaman tropis. Kopi juga merupakan minuman yang tidak mengandung alkohol dan memiliki kafein. Kopi memiliki berbagai manfaat, termasuk meningkatkan metabolisme tubuh melalui kandungan kafeinnya (Latunra et al., 2021). Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia, dengan luasan lahan 113.332 Ha, lahan tersebar di Banyuwangi, Kab. Malang, Jember, Bondowoso, dan Kab.Blitar dengan total produksi mencapai 68.114 ton kopi (Setianto, 2014). Kesuburan tanah yang stabil dan cocok untuk ditanami tanaman kopi karena dalam unsur tanah tercampur dari lereng gunung berapi yang memberi fungsi tanah menjadi subur bagi tanaman. Kegiatan tugas akhir ini bertujuam untuk mengetahui Pemanfaatan Pupuk Kandang Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea Canephora L.) Klon BP 534 Tugusari pada perlakuan pemanfaatan pupuk organik kotoran sapi dan kotoran kambing. Pelaksanaan kegiatan tugas akhir berlangsung pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2025 dan bertempat di lahan Politeknik Negeri Jember. Metode analisa yang digunakan pada kegiatan tugas akhir ini Uji media tanam menggunakan kotoran sapi dan kotoran kambing. Adapun perlakuan media tanam, P1 = Pasir + Top soil + Kotoran Kambing, P2 = Pasir + Top soil + Kotoran Sapi dengan perbandingan 1:1:1 Berdasarkan hasil uji t, parameter tinggi tanaman menunjukkan perbedaan nyata hanya pada pengamatan awal (0 HST), sedangkan pada umur 14–84 HST tidak terdapat perbedaan nyata antar perlakuan, yang mengindikasikan bahwa perbedaan awal tinggi tanaman lebih dipengaruhi oleh kondisi bibit awal daripada perlakuan pupuk kandang. Parameter jumlah helai daun menunjukkan perbedaan nyata pada 0 HST, 70 HST, dan 84 HST, yang menandakan bahwa pada fase pertumbuhan lanjut perlakuan pupuk kandang mulai memberikan pengaruh terhadap pembentukan daun seiring meningkatnya kebutuhan unsur hara, terutama nitrogen, untuk mendukung proses fotosintesis. Pada parameter diameter batang, perbedaan nyata hanya ditemukan pada umur 42 HST, sedangkan pada umur pengamatan lainnya tidak menunjukkan perbedaan nyata, yang menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan terhadap penebalan batang bersifat sementara dan terjadi pada fase pertumbuhan tertentu. Sementara itu, berat akar basah dan berat akar kering pada umur 84 HST tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan, yang mengindikasikan bahwa kedua jenis pupuk kandang memberikan pengaruh yang relatif sama terhadap pembentukan biomassa akar pada fase pembibitan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | pupuk kandang,kopi robusta | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Egi Mustika Trinanta | ||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 07:04 | ||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:06 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58350 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
