Salsabil, Alya Putri (2026) Perbandingan Serangan Tungau Karat pada Tanaman Jeruk Siam Madu Dan Keprok Trigas Dengan Sistem Tanam Sitara Dan Tunggal Di BRMP Jestro. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (94kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (172kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (145kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap Alya)
Laporan Lengkap Alya (1).pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
RINGKASAN Perbandingan Serangan Tungau Karat pada Tanaman Jeruk Siam Madu Dan Keprok Trigas Dengan Sistem Tanam Sitara Dan Tunggal Di BRMP Jestro. Alya Putri Salsabil, NIM D31231100, Tahun 2026, 53 Halaman. Manajemen Agribisnis, Politeknik Negeri Jember. Retno Sari Mahanani, S.P., M.M. (Pembimbing Internal), Sukadi, S.P (Pembimbing Eksternal). Jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, produktivitas dan kualitas buah jeruk sering mengalami penurunan akibat serangan organisme pengganggu tanaman, salah satunya tungau karat. Hama ini dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan buah sehingga menurunkan kualitas hasil panen. Oleh karena itu, dilakukan pengamatan untuk mengetahui tingkat serangan tungau karat pada tanaman jeruk siam madu dan keprok trigas yang ditanam dengan sistem tanam sitara dan sistem tanam tunggal. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat serangan tungau karat pada sistem tanam sitara lebih tinggi dibandingkan sistem tanam tunggal. Persentase serangan pada jeruk siam madu sistem tanam tunggal sebesar 0,93%, jeruk keprok trigas sistem tanam tunggal sebesar 3,07%, jeruk siam madu sistem tanam sitara sebesar 5,20%, dan jeruk keprok trigas sistem tanam sitara sebesar 6,53%. Serangan tertinggi ditemukan pada jeruk keprok trigas dengan sistem tanam sitara, sedangkan serangan terendah terdapat pada jeruk siam madu dengan sistem tanam tunggal. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem tanam sitara dan varietas tanaman berpengaruh terhadap tingkat serangan tungau karat. Sistem tanam sitara dengan jarak tanam yang lebih rapat menciptakan kondisi lingkungan yang lebih lembap sehingga mendukung perkembangan tungau karat. Selain itu, varietas keprok trigas menunjukkan tingkat kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan varietas siam madu.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tungau Karat, Siam Madu, Keprok Trigas | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL | ||||||
| Depositing User: | Alya Putri Salsabil | ||||||
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 01:24 | ||||||
| Last Modified: | 17 Jul 2026 01:24 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57923 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
