Pembibitan Tembakau Na-Oogst Varietas H-382 Menggunakan Sistem Semi Float Bed (SFB) Di Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara (KOPA TTN) Jember

Prasetiyo, Mochammad Rizky (2026) Pembibitan Tembakau Na-Oogst Varietas H-382 Menggunakan Sistem Semi Float Bed (SFB) Di Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara (KOPA TTN) Jember. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (120kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (184kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (118kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
laporan magang DONE NEW.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara (KOPA TTN) adalah salah satu badan usaha berbentuk koperasi mandiri yang bergerak di bidang agribisnis dan beralamat di Jalan Brawijaya No. 5, Jember. KOPA TTN dikenal sebagai koperasi agrobisnis yang berperan dalam aktivitas ekspor tembakau, khususnya tembakau yang dimanfaatkan sebagai bahan pembalut cerutu. Pada proses budidayanya, perlu dikelola dengan benar dan sesuai dengan prosedur, dimulai dari proses pemilihan lahan pembibitan dan penanaman, pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, panen, pengeringan, hingga tahap pengolahan hasil panen guna menghasilkan mutu produk yang siap jual sesuai dengan permintaan para konsumen. Budidaya TBN merupakan sebuah metode budidaya tembakau yang dilakukan di bawah naungan atau penutup untuk melindungi tanaman dari paparan sinar matahari secara langsung dan pengaruh cuaca ekstrem. Pembibitan merupakan tahap awal dalam kegiatan budidaya yang bertujuan menyiapkan bibit agar siap ditanam di lapangan, sehingga harus dilakukan secara optimal agar bibit memenuhi standar umur dan ukuran. Proses ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan produksi tembakau karena kondisi lingkungan tempat tumbuh bibit harus terjaga dengan baik. Pembibitan bertujuan menghasilkan bibit yang sehat, bebas hama dan penyakit, memiliki daya tumbuh tinggi (lebih dari 90%), serta tersedia dalam jumlah yang cukup. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang ini meliputi observasi, praktik lapang, wawancara, studi pustaka, serta dokumentasi. Dokumentasi dilakukan pada setiap rangkaian kegiatan magang sebagai bentuk pencatatan dan pendukung data yang diperoleh selama pelaksanaan kegiatan. Kegiatan magang ini dilakukan pada tanggal 2 Februari 2026 sampai dengan 30 Mei 2026 Tahap pembibitan merupakan fase awal yang sangat penting dalam menentukan kualitas dan mutu tanaman tembakau serta berpengaruh besar terhadap tingkat produktivitas tanaman di lahan pertanaman. Proses pembibitan meliputi beberapa tahapan utama, yaitu pemeraman benih untuk merangsang proses perkecambahan, penyebaran benih pada media semai, pemindahan bibit ke dalam pottray, pemeliharaan bibit secara intensif, pemindahan bibit ke dalam keranjang bibit, hingga pengangkutan bibit menuju lahan pertanaman. Proses pengiriman bibit dilakukan menggunakan keranjang tertutup guna menjaga kondisi bibit tetap baik serta meminimalkan risiko kerusakan fisik, seperti batang patah atau daun bengkok akibat terpaan angin selama proses transportasi.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorCahyaningrum, Descha GiatriNIDN0008129007
Uncontrolled Keywords: Tembakau,Pembibitan Sistem Semi Float Bed (SFB)
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > PKL
Depositing User: Mochammad Rizky Prasetiyo
Date Deposited: 09 Jul 2026 08:32
Last Modified: 09 Jul 2026 08:33
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57656

Actions (login required)

View Item View Item