Evaluasi Sinkronisasi Pembungaan Parental Line Terhadap Keberhasilan Seed Set Pada Produksi Benih Jagung Hibrida

Kusumawati, Wida (2026) Evaluasi Sinkronisasi Pembungaan Parental Line Terhadap Keberhasilan Seed Set Pada Produksi Benih Jagung Hibrida. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (244kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (254kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (223kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi pembungaan parental line terhadap keberhasilan seed set pada produksi benih jagung hibrida di PT Advanta Seeds Indonesia, serta memahami standar operasional prosedur (SOP) produksi benih jagung hibrida secara menyeluruh. Magang dilaksanakan di PT Advanta Seeds Indonesia, Field Production Region 3 Malang, selama empat bulan (02 Februari – 02 Juni 2026). Pengamatan khusus sinkronisasi pembungaan dilakukan melalui nicking observation, yaitu pengamatan harian terhadap waktu pecahnya serbuk sari (pollen shed) tetua jantan dan munculnya rambut tongkol (silk emerge) tetua betina. Sampel terdiri dari 50 tanaman jantan dan 50 tanaman betina yang ditandai dengan tagging rafia berwarna. Persentase nick dihitung menggunakan rumus: % Nick = (Total tanaman mekar atau muncul silk / Populasi sampel) × 100%. Data hasil pengamatan diinput menggunakan aplikasi ACT (Advanta Crop Tools). Hasil pengamatan nicking di lahan Blayu menunjukkan adanya ketidaksinkronan pembungaan antara tetua jantan dan betina (male delay). Tetua betina mencapai puncak kemunculan silk pada hari ke-51 sebesar 68%, sedangkan tetua jantan baru mulai melepaskan serbuk sari pada hari ke-52. Pada hari ke-53, proses sinkronisasi pembungaan mulai mendekati kesesuaian, namun peluang penyerbukan optimal tetap berkurang akibat keterlambatan tersebut. Kondisi male delay dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: (1) suhu lingkungan yang dapat mempercepat atau menghambat perkembangan bunga; (2) ketersediaan air, dimana cekaman kekeringan pada fase pembungaan dapat memperlambat anthesis dan silking; (3) kecukupan unsur hara terutama nitrogen, yang berperan penting dalam pembentukan tassel dan viabilitas serbuk sari; serta (4) kepadatan populasi tanaman yang menyebabkan persaingan cahaya, air, dan unsur hara. Penerapan split planting -2:0:0 yang digunakan belum mampu menghasilkan sinkronisasi yang optimal. Terjadi ketidaksinkronan pembungaan (male delay) antara tetua betina dan tetua jantan pada produksi benih jagung hibrida di lahan Blayu. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya peluang penyerbukan sempurna sehingga keberhasilan seed set menjadi kurang optimal, yang akan berdampak pada terbentuknya tongkol bogang pada bagian bawah. Sinkronisasi pembungaan dapat ditingkatkan melalui pengelolaan irigasi yang baik, pemupukan berimbang, pengaturan jarak tanam, penyesuaian split planting, serta penerapan teknik pemotongan silking untuk menunda reseptivitas bunga betina agar sesuai dengan ketersediaan serbuk sari tetua jantan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAdnan, Moch. RosyadiNIDNN0015079502
Uncontrolled Keywords: jagung hibrida, nicking, parental line, seed set, sinkronisasi pembungaan
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 432 - Teknik Produksi (dan Atau Manufakturing)
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL
Depositing User: Wida Kusumawati
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:13
Last Modified: 07 Jul 2026 02:55
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57391

Actions (login required)

View Item View Item