Yuliariska, Yuliariska (2026) Produksi Benih Pokok (Stock Seed) Tanaman Terong Bersari Bebas (Open Pollinated). [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (7kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (133kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan magang ini dilaksanakan selama empat bulan, dimulai 2 Februari hingga 2 Juni 2026, bertempat di lahan Stock Seed Production (SSP) dan laboratorium Quality Assurance (QA) PT. Benih Citra Asia, Jember, Jawa Timur. Tujuan umum dari program magang ini adalah untuk meningkatkan kompetensi praktis, mengasah pola pikir kritis mahasiswa, dan menyelaraskan pengetahuan akademis dengan kebutuhan nyata di industri perbenihan nasional. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk menguasai mekanisme perbanyakan, sertifikasi, serta analisis pengujian mutu benih pokok (stock seed) tanaman terong bersari bebas (open pollinated) sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Komoditas yang dikaji secara mendalam dalam laporan ini adalah perbanyakan benih pokok tanaman terong. Rangkaian tahapan produksi dimulai dari persiapan dan pengolahan lahan yang meliputi identifikasi secara lahan, penentuan isolasi jarak dan waktu, dan persiapan bedengan. Sumber benih yang digunakan bersumber dari kelas benih dasar (foundation seed). Proses persemaian menggunakan media campuran cocopeat dan pupuk kandang (3:1) selama 25 sampai 30 HSS hingga bibit siap dipindah tanam (transplanting) ke lahan produksi. Dalam pemeliharaan tanaman terong meliputi kegiatan penyulaman, pengairan, penyiangan, serta pengendalian hama dan penyakit. Rangkaian kegiatan krusial dalam menjaga mutu genetik adalah hibridisasi melalui teknik Polinasi buatan (selfing) dengan bantuan manusia untuk menjamin kemurnian benih serta pelaksanaan roguing secara berkala. Proses pasca panen mencakup pemanenan buah masak fisiologis, ekstraksi benih, pencucian, pengeringan secara bertahap hingga mencapai standar kadar air maksimal 8% serta sortasi.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Produksi Benih, Tanaman Terong, Benih Pokok, Stock Seed | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 432 - Teknik Produksi (dan Atau Manufakturing) |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL | ||||||
| Depositing User: | Yuliariska Yuliariska | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 07:12 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 07:12 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57389 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
