Putri, Rizki Adinda (2026) Pengelolaan Jumlah Pelepah Kelapa Sawit Pada Tanaman Menghasilkan Terhadap Tingkat Produktivitas Di PT Jhonlin Agro Raya Kalimantan Selatan. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (173kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (302kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (127kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap Magang.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
PT Jhonlin Agro Raya Tbk adalah anak perusahaan dari Jhonlin Grup yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan hasil kelapa sawit. Pendiri dan pemilik dari perusaahan ini adalah Bapak H. Andi Syamsuddin Arsyad. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 30 April 2014, yang berada di Desa Cantung Kiri Hulu, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. PT Jhonlin Agro Raya terbagi menjadi 2 area yaitu PT JAR 1 dan PT JAR 2. Pada PT JAR 1 terdiri dari 4 area daan 1 pabrik kelapa sawit (PKS) yaitu, Sei Napu Estate (SNPE), Sei Limbu Estate (SLBE), Sei Selilau Estate (SSLE), Sei Mantawigi Estate/Plasma (SMGE & SMGA), dan Sei Selilau Mill (Mill PT JAR). Penunasan merupakan kegiatan pengelolaan jumlah pelepah penyangga atau pengelolaan luas permukaan daun pada tanaman dengan memotong pelepah yang sudah tua dan sudah tidak produktif lagi. Pengelolaan jumlah pelepah dilakukan agar kapasitas produksi tetap optimum, jumlah pelepah yang optimum untuk mendapatkan produksi yang maksimum yaitu umur 4-7 tahun 48-56 pelepah dan umur 8-14 tahun 48-56 pelepah dengan songgo 2 serta umur >15 tahun 40-48 pelepah dengan songgo 1. Sistem penunasan yang dilakukan pada Divisi 4, PT Jhonlin Agro Raya dilakukan sistem penunasan periodik dengan rotasi 1.3 tahun sekali. Tujuan dari penunasan adalah memudahkan pemotongan tandan buah segar dan pengamatan buah masak, memperlancar penyerbukan alami, menghindari tersangkutnya brondolan pada ketiak pelepah, sanitasi, dan mempermudah kegiatan pemeliharaan lainnya. Pelaksanaan tunas atau pruning yang dilakukan secara konsisten dan teratur terbukti efektif dalam menghasilkan tingkat produktivitas yang tinggi. Proses penunasan tanaman kelapa sawit (pruning) berpengaruh terhadap jumlah TBS dan produktivitas tanaman kelapa sawit.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Jumlah Pelepah, Pelepah Optimum, Produktivitas | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Budidaya Tanaman Perkebunan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Rizki Adinda Putri | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:53 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:55 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57326 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
