Salsabila, Shinta Auliya (2026) Induksi Kalus Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Klon MCC 02 Dengan Berbagai Konsentrasi 2,4-Dhicloropenoxyacetic Acid Dan Kinetin Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (143kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (237kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (211kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Tanaman kakao ( Theobroma cacao L. ) merupakan komoditas penting di Indonesia karena pada tahun 2020, Indonesia menduduki posisi ke 3 di dunia. Pengembangan menghadapi kendala, salah satunya penggunaan benih asalan yang menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang optimal. Oleh karena itu, kultur jaringan menjadi alternatif untuk menghasilkan bibit kakao berkualitas, dengan induksi kalus sebagai tahap awal pembentukan tanaman secara utuh. Penambahan kombinasi antar auksin dan sitokinin dapat menginduksi kalus pada tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh 2,4-D; kinetin; dan kombinasi 2,4-D x kinetin terhadap induksi kalus tanaman kakao. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RALF), yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama yaitu 2,4 D (0 mg/L; 0,5 mg/L; dan 1mg/L) dan faktor kedua yaitu kinetin (0 mg/L; 0,5 mg/L; 1 mg/L; dan 1,5 mg/L). Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli-Oktober 2025 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Parameter induksi kalus meliputi saat munculnya kalus (HSI), warna kalus (Scoring), struktur kalus (scoring), persentase eksplan berkalus (%) dan berat segar kalus (g). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Perbedaan nyata antar perlakuan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%, sedangkan perbedaan sangat nyata diuji lanjut pada taraf 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi 2,4-D x kinetin berbeda sangat nyata terhadap Warna kalus, berbeda nyata pada parameter kedinian berkalus dan struktur kalus sedangkan persentase berkalus menghasilkan nilai berbeda tidak nyata.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kultur Jaringan, Kakao, Kinetin, 2,4-D, Klon MCC 02, Kalus | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 156 - Pemuliaan Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 168 - Bioteknologi Pertanian dan Perkebunan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Budidaya Tanaman Perkebunan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Shinta Auliya Salsabila | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 02:55 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 02:56 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57318 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
