Managemen Produksi Benih Dan Pasca Panen Pada Benih Jagung Pakan Hibrida Three Way Cross Di Pt. Benih Citra Asia Jember

Lestari, Adela Gusti Ayu Ketut (2026) Managemen Produksi Benih Dan Pasca Panen Pada Benih Jagung Pakan Hibrida Three Way Cross Di Pt. Benih Citra Asia Jember. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan-1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (516kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (598kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka .pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (456kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan di PT. Benih Citra Asia Jember selama empat bulan, mulai 2 Februari hingga 30 Mei 2026. PT. Benih Citra Asia yang berfokus pada produksi benih jagung hibrida berkualitas tinggi, khususnya varietas pakan Three Way Cross (TWC). Pada tahap persiapan lahan dilakukan survei dan mapping lahan untuk memastikan terpenuhinya syarat isolasi jarak minimal 200 meter dan isolasi waktu minimal 30 hari dari pertanaman jagung lain. Tahap penanaman dilakukan dengan pengaturan rasio baris antara tanaman induk jantan dan betina (pola 1:3 atau 1:4) serta sistem split planting. Pengawasan fase vegetatif meliputi kegiatan roguing untuk mencabut tanaman voluntir dan tanaman off type guna menjaga kemurnian genetik, serta estimasi detaselling untuk menentukan waktu dan kebutuhan tenaga kerja secara efisien. Pada fase generatif, kegiatan detaselling dilakukan sebelum bunga jantan melepaskan serbuk sari, disertai roguing lanjutan yang lebih intensif berdasarkan karakter morfologi generatif, serta male cutting setelah proses penyerbukan selesai pada sekitar 80 HST. Pemanenan dilakukan berdasarkan indikator kematangan fisiologis yaitu terbentuknya black layer minimal 50%, perubahan warna kelobot, dan kadar air biji 31–33%. Penanganan pascapanen mencakup penimbangan, pemberian label flagging (hijau untuk lot bersih, oranye untuk lot berpotensi terkontaminasi), pemasangan segel, dan pengangkutan ke pabrik pengolahan benih.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorMukhlisin, IlhamNIP198701292020121004
Uncontrolled Keywords: Benih Jagung, Three Way Cross, Jagung Pakan, Produksi Benih
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 168 - Bioteknologi Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Tanaman Pangan > PKL
Depositing User: Adela Gusti Ayu Ketut Lestari
Date Deposited: 06 Jul 2026 00:49
Last Modified: 06 Jul 2026 00:52
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57200

Actions (login required)

View Item View Item